Warga Pertanyakan Izin Gudang Jagung di Lingkungan Kampo Bente, Kelurahan Serae
#KOTA BIMA — Keberadaan gudang jagung milik warga di Lingkungan Kampo Benteng, Kelurahan Serae, Kecamatan Rasanae Barat, Kota Bima, mulai menuai sorotan dari warga sekitar.
Seorang warga setempat, Rengge, mengaku aktivitas bongkar muat jagung yang berlangsung hingga larut malam menimbulkan ketidaknyamanan bagi masyarakat sekitar.
Menurutnya, bangunan yang berada di sebelah timur SDN 01 Kota Bima, tepatnya di Jalan Lumba-Lumba, sebelumnya kerap digunakan untuk kegiatan hajatan atau kondangan. Namun saat musim panen jagung, bangunan tersebut berubah fungsi menjadi tempat penyimpanan jagung.
“Sudah lama gedung itu dipakai untuk aktivitas pengumpulan dan penyimpanan jagung. Bongkar muatnya sampai malam sehingga mengganggu warga,” ujar Rengge, Minggu (10/5/2026
Selain aktivitas gudang, warga juga mempertanyakan legalitas bangunan tersebut, termasuk izin mendirikan bangunan dan izin penggunaan gudang di kawasan permukiman warga.
Rengge menduga pembangunan gedung tersebut sejak awal belum sepenuhnya mengantongi izin resmi dari pemerintah daerah.
Menanggapi hal itu, Kepala Bidang Cipta Karya Kota Bima, Fahrurozi, mengaku pihaknya telah melakukan komunikasi internal terkait status perizinan bangunan dimaksud.
“Barusan saya tanya anggota, kalau IMB gudang di wilayah itu belum ada. Pemilik gedung diwajibkan mengurus perizinannya,” ujar Fahrurozi, Senin (11/5/2026).
Ia juga menyebut pihaknya akan berkoordinasi lebih lanjut dengan bidang tata ruang guna memastikan kesesuaian fungsi bangunan dengan aturan tata ruang wilayah setempat.
Warga berharap pemerintah segera turun tangan untuk melakukan pengecekan langsung agar aktivitas gudang tidak menimbulkan persoalan baru di tengah lingkungan permukiman.
Sementara pihak pemilik gudang yang disorot dalam berita ini masih dikonfirmasi lebih lanjut. (#RED/AI/Mawardy)
📷: Dok. Metromini Media/AI
#MetrominiMedia #BeraniDanLugas #KotaBima #Serae #GudangJagung #IMB #RasanaeBarat #BimaTerkini




Silahkan berkomentar secara bijak dan sesuai dengan pembahasan tulisan.