API NTB: Pemimpin Kabupaten Bima Harus Dekat dengan Masyarakat, Bukan Nyaman di Kota

 


#KOTA BIMA — Direktur Eksekutif Aliansi Pejuang Integritas (API) NTB, Sudirman SH, menilai lambannya penyelesaian persoalan aset dan penataan pemerintahan antara Kabupaten Bima dan Kota Bima berdampak langsung terhadap masyarakat.

Menurutnya, salah satu kerugian terbesar adalah terhambatnya lahir pusat-pusat pemerintahan dan pertumbuhan ekonomi baru di wilayah Kabupaten Bima.

“Kerugian masyarakat itu jelas. Tidak adanya pusat pemerintahan baru akan menghambat pusat kemajuan daerah. Pelayanan masyarakat juga tidak maksimal karena banyak aktivitas pemerintahan masih terpusat di kota,” ujar Sudirman SH, Jumat (15/5/2026).

Ia menyoroti kondisi yang dinilai tidak lazim, ketika sebagian besar aktivitas pemerintahan Kabupaten Bima masih berada di wilayah administrasi Kota Bima, termasuk tempat tinggal sejumlah pejabat daerah.

“Mungkin ada ketidaklaziman ketika pemerintah dari satu wilayah administrasi justru tinggal dan beraktivitas di wilayah administrasi lain. Ini seolah-olah tidak rela meninggalkan kenyamanan di kota untuk menetap dan fokus membangun Kabupaten Bima,” katanya.

Pria yang akrab disapa Topan itu menegaskan, seorang pemimpin daerah seharusnya berada dekat dengan masyarakat yang dipimpinnya, agar memahami langsung kondisi sosial dan kebutuhan warga.

“Kalau mau menjadi pemimpin Kabupaten Bima, maka harus siap tinggal dan fokus di Kabupaten Bima. Tidak boleh jauh dari masyarakatnya,” tegas pria asal kelahiran Desa Ngaku, Kabupaten Bima itu.

Ia juga berharap masyarakat Kabupaten Bima mulai lebih kritis dalam mengawasi arah kebijakan dan sikap para pemimpin daerah.

“Kita berharap masyarakat Kabupaten Bima kritis untuk menarik para pemimpin yang masih nyaman hidup di kota agar benar-benar fokus membangun daerahnya sendiri,” ujarnya.

Menurut Sudirman, keberanian memindahkan pusat aktivitas pemerintahan ke wilayah Kabupaten Bima akan menjadi simbol keseriusan pemerintah dalam membangun daerah secara merata dan berkelanjutan.

“Jangan sampai masyarakat melihat para pemimpinnya ingin memimpin Kabupaten Bima, tetapi tidak rela meninggalkan kenyamanan yang ada di kota. Ini yang harus dipertanyakan,” pungkasnya. (#RED/AI/Agus) 


📷: Dok. Metromini Media/AI

#MetrominiMedia

#BeraniDanLugas

#APINTB

#KabupatenBima

#KotaBima

#SelesaikanAsetBima

#PemimpinDekatRakyat

#BimaBangkit

#NTB

#PelayananPublik

#ReformasiBirokrasi

#BimaMaju

#SorotanPublik

#PolitikDaerah

#PusatPemerintahanBima

Related

News 6974019981130991415

Posting Komentar

Silahkan berkomentar secara bijak dan sesuai dengan pembahasan tulisan.

emo-but-icon

IKLAN STIE BIMA

 


FANSPAGE METROMINI

METROMINI VIDEO



Arsip Blog

Ikuti Tweet Metromini

item