Bela Proyek NUFREP, LMND Kota Bima Sebut Revitalisasi Taman Ria Demi Masa Depan Kota
#KOTA BIMA– Wajah jantung Kota Bima kini berubah drastis. Taman Ria, ruang publik yang puluhan tahun menjadi saksi bisu romantisme dan interaksi warga, kini tak lagi teduh. Di bawah kebijakan Pemerintah Kota Bima, taman bersejarah ini resmi diganti namanya menjadi Taman Dae La Kosa, dan kini tengah "dibedah" untuk proyek pembangunan kolam retensi serta area jogging.
Pantauan Tim Media Metromini, pepohonan besar yang selama ini menjadi paru-paru kota telah habis ditebang. Pemkot mengaku bahwa langkah radikal ini adalah bagian dari revitalisasi sekaligus solusi teknis untuk meminimalisir banjir yang kerap melumpuhkan pusat kota.
Proyek ini diketahui merupakan bagian dari kegiatan NUFREP (National Urban Flood Resilience Project), sebuah agenda besar untuk ketangguhan bencana perkotaan yang sumber dananya hibah bank dunia dengan skema pembayaran pinjamam lunak.
#LMND Kota Bima Pasang Badan, Eliminir Isu Negatif
Di tengah hujan kritik mengenai hilangnya nilai historis dan kerusakan ekologis, Ketua Eksekutif Kota LMND Bima, Ardian, muncul memberikan pandangan positif. Ia secara tegas berupaya mengeliminasi isu negatif yang berkembang di masyarakat.
Menurut Ardian, proyek NUFREP ini harus dilihat sebagai langkah solutif jangka panjang.
"Kita tidak boleh hanya terjebak pada romantisme masa lalu sementara warga terus dihantui banjir setiap tahun. Kolam retensi ini adalah infrastruktur vital. Integrasi dengan area jogging justru akan membuat kawasan ini lebih modern dan fungsional," tegasnya, Kamis, 14 Mei 2026.
#Belajar dari "Dosa" Lapangan Serasuba
Meski dibela oleh aktivis mahasiswa, nada skeptis tetap mengalir deras dari masyarakat bawah. Kekhawatiran bahwa proyek ini akan berakhir mengecewakan seperti revitalisasi Lapangan Serasuba menjadi bayang-bayang kelam.
Publik meragukan apakah kolam beton ini benar-benar mampu menampung debit air kiriman yang masif atau hanya akan menjadi "monumen" kegagalan baru yang gersang.
Penebangan pohon pelindung adalah taruhan ekologis yang sangat mahal.
Masyarakat kini menagih bukti, bukan sekadar janji revitalisasi yang seringkali berakhir pada pengerjaan fisik yang asal-asalan.
#Catatan Redaksi
Pemerintah Kota Bima dan pelaksana proyek NUFREP memikul tanggung jawab besar. Jangan sampai jargon "mitigasi" hanya menjadi alasan untuk menghapus jejak sejarah tanpa memberikan solusi nyata bagi keamanan warga dari ancaman air bah.
Mari Kita Lihat Progresnya Ke depan, Jangan Sampai Hasilnya Seperti Proyek Lapangan Serasuba yang selalu disorot setiap kunjungan pengawasan oleh pemerintah di masa pemeliharaannya saat Ini. (#RED/AI/Mawardy)
📷: Dok. Metromini Media/AI
#BeranidanLugas
#MetrominiMedia #KotaBima #NUFREP #TamanDaeLaKosa #BanjirBima #KabarBima #MitigasiBencana #PembangunanNTB




Silahkan berkomentar secara bijak dan sesuai dengan pembahasan tulisan.