Solidaritas untuk Mustika Apsari, Massa Akan Gelar Aksi Damai di Polres Lombok Tengah

 


#MATARAM — Aliansi Keluarga dan Sahabat Mustika Apsari akan menggelar aksi damai di depan Kantor Polres Lombok Tengah pada Rabu, 13 Mei 2026. 

Aksi tersebut digelar sebagai bentuk solidaritas sekaligus tuntutan terhadap transparansi proses hukum yang sedang dijalani Mustika Apsari.

Koordinator aksi, Yuni Bourhany, mengatakan aksi itu merupakan bentuk penyampaian aspirasi masyarakat sipil dalam mengawal penegakan hukum yang dinilai harus berjalan objektif dan terbuka.

“Aksi ini merupakan hak konstitusional warga negara yang dijamin Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1998 tentang Kemerdekaan Menyampaikan Pendapat di Muka Umum,” ujar Yuni Bourhany dalam rilis pers yang diterima Jumat, 8 Mei 2026.

Ia menegaskan, pihaknya melihat adanya dugaan kejanggalan dalam proses penahanan terhadap Mustika Apsari, termasuk minimnya alat bukti yang dinilai cukup untuk dilakukan penahanan.

“Kami hadir sebagai warga sipil, dan sebagai perempuan, yang menuntut agar hak Mustika Apsari dipastikan clear and clean. Kami melihat ada kejanggalan dan minimnya alat bukti yang cukup dalam penahanannya hari ini. Negara wajib hadir memastikan due process of law berjalan, tanpa tebang pilih,” tegas Yuni Bourhany.

Dalam aksi tersebut, massa diperkirakan mencapai sekitar 200 orang dan akan berlangsung mulai pukul 09.00 WITA hingga selesai di depan Mapolres Lombok Tengah.

Aliansi Keluarga dan Sahabat Mustika Apsari menyampaikan tiga tuntutan utama dalam aksi damai tersebut. 

Pertama, meminta transparansi kepada pihak kepolisian terkait dasar hukum serta alat bukti yang digunakan dalam penahanan Mustika Apsari. 

Kedua, meminta proses hukum dilakukan secara objektif tanpa intervensi, tekanan maupun diskriminasi gender. 

Ketiga, meminta Polres Lombok Tengah menjamin hak-hak tersangka selama proses pemeriksaan, termasuk hak pendampingan kuasa hukum dan perlakuan manusiawi.

Menurut Yuni Bourhany, aksi akan dilaksanakan secara damai dan tertib. Pihaknya juga mengaku telah melayangkan surat pemberitahuan resmi kepada Polres Lombok Tengah melalui Kasat Intelkam sesuai prosedur yang berlaku.

“Kami mengajak rekan-rekan media, LBH, dan Komnas Perempuan untuk ikut mengawal proses ini. Prinsip kami audi et alteram partem, dengarkan kedua belah pihak. Jangan sampai ada kriminalisasi terhadap perempuan,” pungkasnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Polres Lombok Tengah terkait tuntutan yang disampaikan aliansi tersebut. (#RED/AI/Agus)

#BACA JUGA:


Keluarga Mustika Apsari Soroti Penahanan di Kasus Klinik Cyto, Nilai Minim Bukti dan Tidak Transparan

#LINK:

https://www.facebook.com/share/p/1GtwEgns8X/


📷: Dok. Metromini Media/AI

#MustikaApsari

#AksiDamai

#LombokTengah

#SolidaritasPerempuan

#TransparansiHukum

#KawalKeadilan

#MetrominiMedia

#BeraniDanLugas

Related

Lombok Tengah 678594751650776944

Posting Komentar

Silahkan berkomentar secara bijak dan sesuai dengan pembahasan tulisan.

emo-but-icon

IKLAN STIE BIMA

 


FANSPAGE METROMINI

METROMINI VIDEO



Arsip Blog

Ikuti Tweet Metromini

item