Amri Warga Kota Bima Pertanyakan Realisasi Dana Rp5,5 Miliar Pembebasan Lahan Sungai
http://www.metrominimedia.com/2026/05/amri-warga-kota-bima-pertanyakan.html
Media Metromini
Berani & Lugas
#KOTA BIMA - Warga Kota Bima, Amri, mempertanyakan penggunaan anggaran sebesar Rp5,5 miliar yang tercantum dalam data pengadaan tahun 2025 pada Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan.
Anggaran tersebut diketahui dialokasikan untuk ganti rugi lahan Sungai Padolo dan Sungai Melayu dengan total nilai mencapai Rp5.553.331.900 melalui metode pengadaan langsung.
Amri meminta adanya penjelasan terbuka dari pihak terkait mengenai progres kegiatan tersebut. Ia mempertanyakan apakah proses pembebasan lahan sudah selesai dilaksanakan atau masih dalam tahap pengerjaan.
“Kalau anggarannya sudah muncul dan nilainya besar, masyarakat tentu ingin tahu apakah pembebasan lahannya sudah selesai atau belum,” ujar Amri, warga Kota Bima, kepada Metromini Media, Selasa (20/5/2026).
Berdasarkan data SIRUP LKPP, rincian anggaran terdiri dari Rp3,6 miliar untuk ganti rugi tanah Sungai Padolo dan Rp1,9 miliar untuk Sungai Melayu.
Selain paket pembebasan lahan, laman pengadaan juga memuat sejumlah belanja kegiatan lain dengan metode E-Purchasing.
Amri menilai keterbukaan informasi penting dilakukan agar masyarakat dapat mengetahui sejauh mana realisasi penggunaan anggaran daerah berjalan sesuai tujuan pembangunan.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada penjelasan resmi dari pihak terkait mengenai perkembangan realisasi pembebasan lahan tersebut. (#RED/AI/Mawardy)
#SUMBER: Data SIRUP LKPP
📷: Dok. Metromini Media/AI
#MetrominiMedia #BeraniDanLugas #KotaBima #SIRUPLKPP #Pengadaan2025 #Disperkim #PembebasanLahan #SungaiPadolo #SungaiMelayu #DanaMiliaran #TransparansiAnggaran #PengawasanPublik #AmriKotaBima #BeritaBima #NTBNews #AnggaranDaerah #PengadaanLangsung #BimaHariIni #SorotanPublik #MetrominiNews



Silahkan berkomentar secara bijak dan sesuai dengan pembahasan tulisan.