Proyek SPAM di Jatibaru Timur Dinilai Gagal dan Pekerjaan Diduga Langgar Dokumen Tender

Proyek Pembangunan Baru SPAM Jaringan Perpipaan di Kelurahan Jatibaru Timur  TA 2025. (METROMINI/DOK)


KOTA BIMA - Dirilis dari media gardaasakota.com, Faqih Ashri, ST, M. URP, PPK Proyek Pembangunan Baru SPAM Jaringan Perpipaan di Kelurahan Jatibaru Timur pelaksanannya senilai Rp1 Miliar.

"Sumber air yang digunakan berasal dari aliran air permukaan So Tolo Bumi (sekitar 3 kilometer ke arah utara permukiman warga)," jelas Faqih dilansir dari gardaasakota.com, Rabu (14/1/2026) lalu.

Kata dia, debit yang dihasilkan oleh mata air ini telah sampai ke bak dengan debit sekitar 2,5 liter/detik. 

"Begitu pun dengan airnya sudah sampai ke rumah-rumah warga penerima manfaat sejumlah 140 KK," lanjutnya.

Fakta yang mengejutkan dari data yang berhasil himpun Metrominimedia.com  Ternyata, ada perubahan pekerjaan saat proyek dilaksanakan oleh CV. Bangun Jaya yang beralamat di Kelurahan Paruga, Kota Bima.

BACA JUGA: Klaim PPK Proyek SPAM Rp1,9 M di Dara 100% Dikerjakan, Faktanya Banyak Warga Kecewa

Dalam data LPSE Kota Bima. Nilai proyek Pembangunan Baru SPAM Jaringan Perpipaan Kel. Jatibaru Timur pagu amggarannya Rp1.300.000.000,00. Dan dimenangkan oleh CV Bangun Jaya dengan penawaran Rp1.043.628.596,00.

Dalam dokumen uraian singkat pekerjaan yang ditandatangi PPK untuk pekerjaan pembangunan Baru SPAM Jaringan Perpipaan Kel. Jatibaru Timur. Dalam sub kegiatan Peningkatan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Jaringan Perpipaan (1.03.03.2.01.0026). Dan kegiatan Pengelolaan dan Pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di Daerah Kabupaten/Kota oleh Bidan Cipta Karya yang diterbitkan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Bima

Pada dokumen pekerjaan pembangunan Baru SPAM Jaringan Perpipaan Kel. Jatibaru Timur pekerjaan yang harus dilakukan adalah PEKERJAAN SUMUR BOR (Electrical Logging, Pengeboran, dan lain-lain).

Kemudian PERJAAN PENGADAAN & PEMASANGAN JARINGAN PERPIPAAN (Pekerjaan Persiapan, Pekerjaan Jaringan Pipa) dan PEKERJAAN SAMBUNGAN RUMAH (Pekerjaan Penggalian, Pemasangan SR, dan Asesoris). Ditamnah PEKERJAAN RESERVOAR (Pekerjaan Bekisting, Pemasangan Beton, dan lain-lain) dan terakhir PEKERJAAN SMKK (Penyiapan APD, Rambu-rambu, dan lain-lain).

Setelah 160 (Seratus Enam Puluh) hari kalender di mana PPK telah menyatakan pekerjaan selesai. 

Faktanya, saat pelaksanaan tidak dilakukan pekerjaan inti yaitu Pekerjaan Sumur Bor.

"Seperti penjelasan PPK di gardasakota.com. Sumber air diambil dari sungai. Itu pelanggaran terhadap dokumen pekerjaan yang sudah ditetapkan oleh Dinas PUPR dan dokumen yang menjadi dasar tender di LPSE Kota Bima," ungkap Sumber Metromini, Minggu 18 Januari 2026.

Ia menjelaskan, untuk pekerjaan di Jatibaru Timur dalam dokumen mengunakan bor dengan ke dalaman 90 meter. Setelah pemenang tender ditetapkan. Tiba-tiba saat pelaksanaan alami perubahan sumber air mengunakan dari sungai 

"Kenapa tiba-tiba dirubah setelah pemenang tender. Apa karena pekerjaannya dilakukan oleh adiknya penguasa," sorotnya. 

Faktanya, sambung dia, setelah selesai pekerjaan. Proyek anggaran Rp1 miliar menjadi sia-sia karena diganti sumber airnya. 

"Karena diganti setelah tender sumber airnya di sungai. Kondisi makin parah, dan air tidak tersalurkan dengan baik ke rumah-rumah warga. 140 KK yang mana menerima manfaat proyek SPAM Jatibaru Timur yang diklaim PPK di media gardaasakota.com," ungkapnya.

Sementara pihak PPK dan CV. Bangun Jaya masih dikonfirmasi lanjut terkait proyek ini. (RED)

Related

Sosial 7083784625074382694

Posting Komentar

Silahkan berkomentar secara bijak dan sesuai dengan pembahasan tulisan.

emo-but-icon

IKLAN STIE BIMA

 


FANSPAGE METROMINI

METROMINI VIDEO



Arsip Blog

Ikuti Tweet Metromini

item