Polemik Lahan Proyek Kolam Retensi, Ketua DPRD Akui Akan Ada Upaya Mediasi
https://www.metrominimedia.com/2026/01/polemik-lahan-proyek-kolam-retensi.html
![]() |
| Ketua DPRD Kota Bima, Syamsurih, SH. Metromini/Dok |
KOTA BIMA - Ketua DPRD Kota Bima, Syamsurih, SH mengungkapkan, terkait dengan persoalan lahan di Amahami untuk proyek kolam retensi. Sudah ada keputusan yang akan dilakukan oleh Pemerintah Kota Bima.
Diakuinya, Selasa (13/1) pagi ini, selesai digelar rapat bersama Walikota Bima dan Wakil Walikota Bima dan jajaran teras pejabat Pemkot Bima di ruang kerja Walikota.
Katan dia, hasil rapat kordinasi tadi, dalam waktu dekat akan dilakukan upaya mediasi bersama dengan warga yang bersengketa dengan Pemkot terkait lahan di Amahami.
"Rapat pagi ini di Pemkot, bersama Walikota dan Wakil Walikota dan beberapa pejabat. Sudah diputuskan akan dilakukan upaya mediasi dalam waktu dekat ini," terang Syamsuri, Selasa, 13 Januari 2026.
Ia berharap, program bantuan bank dunia dalam program NUFReP seperti Proyek Kolam Retensi yang sudah diteken kontrak senilai Rp69 miliar dapat segera beroperasi dan mendapat dukungan dari semua pihak.
"Untuk masalah lahan yang akan menjadi lokasi proyek kolam retensi semoga ada kesepakatan solusi saat proses mediasi nanti," ungkapnya.
"Program NUFReP adalah anugerah dari Pemerintah Pusat yang harus kita sukseskan bersama Pemerintah dan masyarakat Kota Bima," tutup Suri via ponselnya. (RED)




Silahkan berkomentar secara bijak dan sesuai dengan pembahasan tulisan.