Harga Gas dan Air Kemasan Naik, Warga Keluhkan Tekanan Ekonomi

 


#KOTA BIMA, 2 Mei 2026 — Kenaikan harga kebutuhan pokok kian dirasakan masyarakat. Tidak hanya LPG 12 kilogram yang mengalami lonjakan, harga air minum dalam kemasan gelas juga ikut naik, menambah beban pengeluaran rumah tangga.

Seorang warga, Gun Malingi, menyampaikan keresahannya atas kondisi tersebut. Ia mengungkapkan bahwa harga LPG 12 kg mengalami kenaikan sebesar Rp45.000, dari Rp250.000 menjadi Rp295.000.

“Luar biasa ya, harga gas 12 kg naik Rp45.000, dari Rp250.000 menjadi Rp295.000. Sepertinya bukan cuma kompor yang panas, tapi juga dompet rakyat,” tulisnya, Sabtu (2/5/2026).

Selain itu, warga lainnya, Aco juga menyoroti kenaikan harga air kemasan gelas yang sebelumnya berada di kisaran Rp15.000 hingga Rp16.000 per dus, kini melonjak menjadi sekitar Rp23.000.

“Bukan hanya gas, air kemasan gelas juga naik. Dulu Rp15-16 ribu, sekarang sudah Rp23 ribu,” lanjut Aco.

Kembali ke Gun, ia juga mempertanyakan kondisi LPG subsidi 3 kilogram yang diperuntukkan bagi masyarakat kecil. 

“LPG 3 kg naik berapa ya?” ujarnya, menyinggung kekhawatiran akan dampak lanjutan terhadap kebutuhan dasar masyarakat.

Kenaikan harga berbagai kebutuhan ini dinilai semakin menekan daya beli masyarakat, khususnya kalangan menengah ke bawah dan pelaku usaha kecil yang sangat bergantung pada stabilitas harga.

Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai potensi penyesuaian harga LPG subsidi maupun langkah pengendalian harga kebutuhan lainnya di wilayah Kota Bima dan sekitarnya.

Media Metromini akan terus memantau perkembangan serta respons pemerintah terhadap keluhan warga. (#RED/AI/Mawardy)


📷: Dok. Metromini Media/AI

#MetrominiMedia #BeraniDanLugas #HargaNaik #LPG12Kg #LPG3Kg #AirKemasan #KotaBima #NTB #EkonomiRakyat #DayaBeliTurun #KebutuhanPokok

Related

LPG 3017889591540233322

Posting Komentar

Silahkan berkomentar secara bijak dan sesuai dengan pembahasan tulisan.

emo-but-icon

IKLAN STIE BIMA

 


FANSPAGE METROMINI

METROMINI VIDEO



Arsip Blog

Ikuti Tweet Metromini

item