AKSI LMND DOMPU MEMANAS DI HARDIKNAS & MAY DAY, DPRD DISOROT ABSEN – APARAT DITUDING REPRESIF

 


#DOMPU — Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) Kabupaten Dompu menggelar aksi demonstrasi dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional dan Hari Buruh Internasional, Senin (4/5/2026). 

Aksi ini merupakan bagian dari gerakan nasional berdasarkan arahan Eksekutif Nasional LMND, dengan mengangkat sejumlah isu strategis yang dinilai berdampak langsung terhadap kehidupan rakyat.

Dalam pernyataan resminya, Humas LMND Dompu pada 4 Mei 2026 menyebutkan bahwa aksi ini membawa sejumlah tuntutan penting. 

“Kami menuntut pemenuhan hak pendidikan dan kesejahteraan rakyat secara menyeluruh, serta menolak kebijakan pangan dan gizi yang tidak berpihak kepada rakyat,” tegas perwakilan LMND dalam keterangannya.

Massa juga mendesak Presiden RI untuk mengevaluasi hingga menghentikan program makan bergizi gratis, serta meminta pencopotan Kepala Badan Gizi Nasional. 

Selain itu, LMND Dompu turut menyoroti perlunya sikap tegas pemerintah daerah terhadap Surat Edaran Kemendikdasmen Nomor 7 Tahun 2026 dan menuntut penertiban aset milik daerah.

Aksi dipusatkan di Kantor DPRD dan Kantor Pemerintah Daerah Kabupaten Dompu sebagai bentuk penyampaian aspirasi secara terbuka.

Namun, situasi memanas ketika tidak satu pun anggota DPRD berada di kantor untuk menemui massa aksi.

“Kami datang membawa aspirasi rakyat, tapi tidak ada satu pun wakil rakyat yang hadir. Ini bentuk ketidakseriusan lembaga legislatif,” ujar perwakilan LMND Dompu dalam aksi tersebut, Senin (4/5/2026).

Sebagai bentuk tekanan, massa sempat menahan kendaraan dinas berpelat merah dengan tuntutan agar pihak DPRD segera hadir untuk berdialog. 

Massa menyatakan akan melepaskan kendaraan tersebut apabila ada perwakilan dewan yang menemui mereka.

Namun, situasi berubah ketika aparat keamanan bertindak agresif dan mendesak pembebasan kendaraan tanpa adanya dialog. Ketegangan pun meningkat hingga berujung pada pembubaran paksa massa aksi.

“Sejumlah massa aksi mengalami luka-luka akibat tindakan represif aparat. Ini mencederai nilai-nilai demokrasi dan kebebasan berpendapat di muka umum,” tegas Humas LMND Dompu.

LMND menilai aparat seharusnya hadir sebagai pengaman, bukan justru menjadi pihak yang merugikan massa aksi. 

Mereka menegaskan bahwa perjuangan ini merupakan bagian dari upaya menyuarakan kepentingan rakyat, khususnya dalam sektor pendidikan dan kesejahteraan sosial. (#RED/AI/Mawardy)


📷: Dok. Metromini Media/AI

#LMND #Hardiknas2026 #MayDay2026 #Dompu #AksiMahasiswa #Demokrasi #BeraniDanLugas

Related

Kabar Rakyat 1566388222491031053

Posting Komentar

Silahkan berkomentar secara bijak dan sesuai dengan pembahasan tulisan.

emo-but-icon

IKLAN STIE BIMA

 


FANSPAGE METROMINI

METROMINI VIDEO



Arsip Blog

Ikuti Tweet Metromini

item