Demo HMI Soroti Pendidikan, Pertanian hingga Infrastruktur Desa

MetrominiMedia.com
Berani & Lugas

#MATARAM – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Mataram menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Senin (25/5/2026). Dalam aksi tersebut, massa membawa sejumlah tuntutan terkait persoalan pendidikan, pertanian, infrastruktur hingga evaluasi program pemerintah daerah.

Massa aksi menilai masih banyak persoalan mendasar di NTB yang belum mendapatkan perhatian serius. Secara bergantian, mahasiswa menyampaikan orasi dan kritik terhadap kebijakan pemerintah yang dianggap belum berpihak kepada masyarakat kecil.

Salah satu orator aksi, Agil Al Munawar, mengatakan pihaknya telah mengkaji berbagai persoalan di NTB, baik di bidang hukum, pendidikan maupun pembangunan daerah.

“Kami telah mengkaji berbagai persoalan yang ada di NTB, baik isu hukum maupun pendidikan. Kami berkomitmen untuk memperbaiki visi-misi NTB makmur mendunia,” ujarnya.

Dalam sektor pendidikan, HMI menolak praktik komersialisasi pendidikan yang dinilai membebani masyarakat melalui uang komite, uang pembangunan hingga sumbangan sukarela di tingkat SMA/SMK/MA. Massa juga menagih janji Gubernur NTB terkait program beasiswa gratis bagi pemuda NTB di luar skema APBD.

Selain itu, mahasiswa mendesak pemerintah memberikan upah yang layak bagi guru honorer dan PPPK serta memastikan bantuan pertanian tepat sasaran kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan, khususnya buruh tani.

Di sektor pertanian, HMI meminta pemerintah melakukan intervensi pasar dan menetapkan standar harga bawah untuk komoditas unggulan seperti padi, jagung, tembakau dan porang. Menurut mereka, petani selama ini sering dirugikan akibat permainan tengkulak saat musim panen raya.

Mahasiswa juga mendesak Komisi Pengawasan Pupuk dan Pestisida (KP3) melakukan audit total terhadap distribusi pupuk subsidi yang dinilai masih bermasalah dan rawan permainan harga di lapangan.

Persoalan infrastruktur turut menjadi sorotan dalam aksi tersebut. Massa meminta pemerintah segera memperbaiki jalan provinsi yang rusak serta memperhatikan pembangunan di wilayah pedesaan yang dinilai tertinggal dibanding kawasan perkotaan.

Tak hanya itu, HMI juga meminta Satgas Makan Bergizi Gratis (MBG) Provinsi NTB melibatkan UMKM, petani dan peternak lokal serta membentuk tim pengawas independen agar program berjalan transparan dan tepat sasaran.

Ketua Umum HMI Cabang Mataram, Ahmad Nasri, bahkan mendesak Gubernur NTB menghentikan program Desa Berdaya yang dinilai hanya menghabiskan anggaran tanpa progres yang jelas.

“Mendesak gubernur untuk memberhentikan program desa berdaya karena dinilai penghabisan anggaran tidak menunjukan progress selama satu tahun ini,” tegas Nasri.

Aksi demonstrasi berlangsung dengan pengawalan aparat kepolisian dan berjalan tertib di depan Kantor Gubernur NTB. (#RED/AI/Agus)

#SUMBER: Katada.id

📷: Dok. Metromini Media/AI

#HMI
#HMIMataram
#DemoNTB
#GubernurNTB
#NTB
#MetrominiMedia
#BeraniDanLugas
#DesaBerdaya
#InfrastrukturNTB
#JalanRusak
#MahasiswaBergerak
#AksiMahasiswa
#PendidikanNTB
#PetaniNTB
#PupukSubsidi
#BeasiswaNTB
#DPRDNTB
#Mataram
#NTBMakmurMendunia
#SuaraMahasiswa

Related

HMI NTB 7364563265663908492

Posting Komentar

Silahkan berkomentar secara bijak dan sesuai dengan pembahasan tulisan.

emo-but-icon

IKLAN STIE BIMA

 


FANSPAGE METROMINI

METROMINI VIDEO



Arsip Blog

Ikuti Tweet Metromini

item