Plang Sertifikat Kembali Muncul di Area Rencana Kolam Retensi Amahami, Warga Pertanyakan Kejelasan Sikap Pemkot

METROMINIMEDIA.com
Berani & Lugas

#KOTA BIMA — Polemik lahan di kawasan rencana pembangunan kolam retensi Amahami kembali menjadi sorotan publik. Setelah sebelumnya muncul klaim kepemilikan warga terhadap lahan yang disebut milik pemerintah hingga area tersebut dipagar, kini kembali muncul plang sertifikat baru atas nama masyarakat di lokasi yang telah bergeser.

Plang bertuliskan kepemilikan tanah atas nama “Haji Abdullah Idrus” terlihat berdiri di sekitar area Monumen Garuda, Minggu (24/5/2026). Kemunculan plang tersebut memicu tanda tanya besar di tengah masyarakat terkait kepastian status lahan proyek strategis penanganan banjir itu.

Warga menilai situasi tersebut menunjukkan belum adanya kejelasan sikap dan kepastian dari Pemerintah Kota Bima terkait batas dan status lahan yang akan digunakan untuk pembangunan kolam retensi.

“Sebelumnya lahan yang disebut milik pemerintah sudah diklaim warga bahkan dipagar. Sekarang setelah lokasi digeser, muncul lagi kepemilikan baru oleh masyarakat. Bagaimana sebenarnya kejelasan pemerintah kota ini?” ujar salah satu warga kepada Media Metromini.

Masyarakat berharap pemerintah segera memberikan penjelasan terbuka agar persoalan tersebut tidak terus menimbulkan polemik di tengah publik. Kejelasan status lahan dinilai penting agar rencana pembangunan kolam retensi Amahami tidak memunculkan konflik berkepanjangan.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Pemerintah Kota Bima maupun instansi terkait mengenai keberadaan plang sertifikat terbaru tersebut. (#RED/AI/Mawardy)

📷: Dok. Metromini Media/AI

#MetrominiMedia
#BeraniDanLugas
#KotaBima
#Amahami
#KolamRetensi
#MonumenGaruda
#SertifikatTanah
#PemkotBima

Related

Berita Kota Bima 5364606420831016678

Posting Komentar

Silahkan berkomentar secara bijak dan sesuai dengan pembahasan tulisan.

emo-but-icon

IKLAN STIE BIMA

 


FANSPAGE METROMINI

METROMINI VIDEO



Arsip Blog

Ikuti Tweet Metromini

item