Kasi Pidsus Kejari Bima Klarifikasi Isu Panggilan Anak Bupati: "Ada Permintaan Keterangan Kasus Mobil Bor, Tapi Bukan Nama yang Beredar"

 


BIMA | Selasa, 21 Juli 2026 – Isu yang beredar di media sosial terkait dugaan anak Bupati Bima yang disebut tidak memenuhi panggilan Kejaksaan Negeri (Kejari) Bima mendapat klarifikasi dari Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejari Bima, Hamka Juniawan, S.H., M.H. 

Dalam komunikasi yang diperoleh Metromini Media, Hamka Juniawan membenarkan bahwa Kejari Bima memang menjadwalkan permintaan keterangan terkait penanganan dugaan korupsi pengadaan mobil bor di lingkungan Dinas PUPR Kabupaten Bima.

Namun, ia menegaskan bahwa nama yang dipanggil bukanlah nama yang ramai beredar di media sosial.

"Ada permintaan keterangan tentang mobil bor hari Kamis besok, cuma bukan itu nama yang dipanggil," jelas Hamka Juniawan.

Pernyataan tersebut sekaligus membantah narasi yang beredar dalam sebuah unggahan media sosial yang menyebut "anak Bupati Bima yang dituduh sebagai bupati bayangan tidak mau menghadiri panggilan Kejaksaan Negeri Bima."

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari Kejari Bima yang membenarkan isi unggahan tersebut. Proses penanganan perkara dugaan korupsi pengadaan mobil bor masih berada pada tahap penyelidikan melalui pengumpulan data dan permintaan keterangan kepada sejumlah pihak.

Metromini Media mengimbau masyarakat agar tidak mudah mempercayai informasi yang beredar di media sosial tanpa verifikasi. Setiap orang tetap memiliki hak atas asas praduga tak bersalah sampai ada fakta dan proses hukum yang jelas. (RED)

METROMINI MEDIA

"Berani & Lugas"



Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url