Terbongkar! Modus Jalur Instan Akpol di Pati, Korban Rugi Rp1,5 Miliar

MetrominiMedia.com
Berani & Lugas

#PATI – Kasus dugaan penipuan berkedok rekrutmen Akademi Kepolisian (Akpol) kembali mencoreng kepercayaan masyarakat. Dua pria berinisial AG (39) dan AP (40) kini harus berhadapan dengan hukum setelah diduga menipu seorang warga Kecamatan Gabus, Kabupaten Pati, dengan modus menjanjikan kelulusan masuk Akpol melalui “jalur khusus”.

Dalam aksinya, para pelaku diduga meminta uang hingga Rp1,5 miliar kepada korban berinisial W (57). Korban yang ingin anaknya lolos menjadi anggota Polri akhirnya tergiur dengan janji kelulusan instan tersebut.

Kasus bermula pada Juni 2024 saat anak korban gagal dalam seleksi Bintara Polri. Kondisi itu kemudian dimanfaatkan AP dengan menawarkan bantuan agar anak korban bisa diterima masuk Akpol di Jawa Barat.

Dalam pertemuan di sebuah warung kopi di Desa Tanjunganom, Kecamatan Gabus, AP disebut menjanjikan kelulusan dengan biaya fantastis Rp1,5 miliar. Korban lalu menyerahkan uang muka Rp750 juta sebagai tahap awal pengurusan.

Tidak berhenti di situ, korban juga diajak ke Jakarta untuk bertemu AG yang diduga mengaku sebagai anggota Polri dan memiliki akses meloloskan peserta seleksi Akpol. Tanpa curiga, korban kembali menyerahkan uang tunai Rp750 juta, cek giro Rp700 juta sebagai jaminan, serta tambahan Rp50 juta sebagai “ucapan terima kasih”.

Namun hingga awal tahun 2026, seluruh janji itu tak pernah terbukti. Anak korban tetap dinyatakan tidak lolos Akpol dan uang yang telah diserahkan juga tidak kembali.

Merasa tertipu, korban akhirnya melapor ke pihak kepolisian. Setelah dilakukan penyelidikan, AG ditangkap di wilayah Beji, Kota Depok, sementara AP diamankan di Desa Tanjunganom, Kecamatan Gabus, Kabupaten Pati, pada Sabtu, 23 Mei 2026.

Polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti berupa dokumen penyerahan uang dan cek giro senilai Rp700 juta. Kasat Reskrim Polresta Pati, Dika Hadian Widya Wiratama, mengatakan penyidik masih mendalami aliran dana dan kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat.

Pihak kepolisian juga kembali menegaskan bahwa proses rekrutmen anggota Polri dilakukan secara resmi, transparan, dan gratis tanpa pungutan biaya apa pun.

Atas perbuatannya, kedua pelaku dijerat pasal dugaan penipuan dan penggelapan. Polisi mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap oknum yang menjanjikan kelulusan instan dalam proses rekrutmen aparat negara. (#RED/AI/Mawardy)

#SUMBER: Queensha.id
Tanggal: Senin, 25 Mei 2026

📷: Dok. Metromini Media/AI

#PenipuanAkpol
#PolrestaPati
#BeritaKriminal
#MetrominiMedia
#BeraniDanLugas
#PenipuanRekrutmen
#JalurKhususAkpol
#KasusPenipuan
#PatiHariIni
#InfoJateng
#PolriGratis
#HukumKriminal
#Penggelapan
#ViralHariIni
#BreakingNews

Related

Berita Kriminal 669012521925917019

Posting Komentar

Silahkan berkomentar secara bijak dan sesuai dengan pembahasan tulisan.

emo-but-icon

IKLAN STIE BIMA

 


FANSPAGE METROMINI

METROMINI VIDEO



Arsip Blog

Ikuti Tweet Metromini

item