Rehabilitasi Eks Kantor Wali Kota Bima: Indra Tegaskan Pagu Ruang Manajemen dan Pagar Berbeda
KOTA BIMA | Kamis, 13 Agustus 2026 — Proyek rehabilitasi eks Kantor Wali Kota Bima untuk kebutuhan Kantor Manajemen RSUD Kota Bima mendapat penjelasan dari Indra, pengawas lapangan dari CV Reka Dwita selaku konsultan pengawas.
Indra menegaskan, pekerjaan ruang manajemen dan pekerjaan pagar merupakan dua paket yang memiliki pagu anggaran berbeda. Karena itu, nilai anggaran kedua pekerjaan tersebut tidak boleh dianggap sebagai satu paket.
Ruang Manajemen Awalnya Rp900 Juta lebih
Menurut Indra, pekerjaan ruang manajemen pada awalnya memiliki pagu sekitar Rp900 juta dan proses pengadaannya dilakukan melalui lelang umum.
“Pagu paket pagar dan pagu paket ruang manajemen itu berbeda pagu anggarannya. Ruang manajemen itu awalnya 900 dengan mekanisme lelang umum,” jelas Indra.
Pernyataan tersebut sekaligus mempertegas bahwa angka Rp900 juta merupakan pagu awal untuk paket pekerjaan ruang manajemen, bukan termasuk pekerjaan pagar.
Pekerjaan Pagar Paket Berbeda
Sementara itu, pekerjaan pagar merupakan paket tersendiri dengan pagu anggaran berbeda.
Indra menjelaskan, proses pengadaan paket pagar dilakukan melalui penunjukan langsung.
Sebelumnya, nilai pekerjaan pagar yang disebut dalam keterangannya mencapai sekitar Rp398 juta.
“Kalau paket pagar itu proses lelangnya dengan penunjukan langsung,” ungkapnya.
Dengan demikian, paket ruang manajemen dan paket pagar memiliki perbedaan dalam hal pagu anggaran maupun mekanisme pengadaan.
Kontrak Konsultan Pengawas Juga Memiliki Pagu Tersendiri
Indra juga menjelaskan bahwa kontrak CV Reka Dwita sebagai konsultan pengawas memiliki pagu tersendiri.
Artinya, anggaran jasa konsultan pengawas tidak menjadi bagian dari pagu fisik pekerjaan ruang manajemen maupun paket pagar.
Meski demikian, lingkup pengawasan CV Reka Dwita mencakup paket ruang manajemen dan paket pagar.
Dengan struktur tersebut, terdapat tiga komponen yang perlu dibedakan dalam proyek:
- Paket ruang manajemen dengan pagu awal sekitar Rp946.325.150.
- Paket pagar dengan pagu tersendiri, yang disebut sekitar Rp398 juta.
- Jasa konsultan pengawas CV Reka Dwita dengan pagu tersendiri.
Pengawasan Tergantung Status Administrasi Paket
Indra memberikan penjelasan mengenai posisi pengawasan apabila salah satu paket mengalami persoalan administrasi.
Menurutnya, meskipun lingkup kontrak pengawasan mencakup dua paket, apabila salah satu paket fisik memiliki persoalan administrasi, maka dirinya hanya mengawasi paket yang prosedurnya benar.
“Seandainya salah satu paket fisiknya ada kesalahan administrasi, jadi secara otomatis saya hanya mengawasi paket yang prosedurnya benar,” jelas Indra.
Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa aspek administrasi menjadi salah satu pertimbangan dalam pelaksanaan pengawasan lapangan.
CV Mitra Juang Disebut Tidak Lagi Berkontrak
Dalam keterangannya sebelumnya, Indra juga menyebut CV Mitra Juang tidak lagi berkontrak atau telah putus kontrak.
Ia menyatakan bahwa dirinya saat ini mengawasi pekerjaan pembuatan pagar.
Namun, status kontrak CV Mitra Juang, termasuk alasan pemutusan kontrak dan paket pekerjaan yang sebelumnya menjadi tanggung jawab perusahaan tersebut, masih perlu dikonfirmasi secara resmi kepada pihak terkait.
Begitu pula dengan status pelaksana paket pagar yang menggunakan mekanisme penunjukan langsung perlu dilihat berdasarkan dokumen pengadaan dan kontrak resmi.
Perlu Dibuka Secara Transparan
Dengan adanya dua paket fisik yang memiliki pagu dan mekanisme pengadaan berbeda, publik membutuhkan kejelasan mengenai dokumen masing-masing pekerjaan.
Terutama mengenai:
pagu anggaran, HPS, metode pemilihan, nilai kontrak, pelaksana pekerjaan, dasar penunjukan langsung paket pagar, serta kontrak jasa konsultan pengawas.
Kejelasan tersebut penting untuk memastikan setiap tahapan pengadaan dan pelaksanaan proyek berjalan sesuai ketentuan.
Metromini Media menegaskan bahwa pemberitaan ini merupakan penyampaian keterangan dari narasumber dan bukan kesimpulan adanya pelanggaran.
Untuk memastikan seluruh informasi, pihak terkait tetap perlu memberikan dokumen dan penjelasan resmi mengenai masing-masing paket pekerjaan.
Metromini Media membuka ruang klarifikasi dan hak jawab kepada Pemerintah Kota Bima, RSUD Kota Bima, PPK, pejabat pengadaan, CV Reka Dwita, CV Mitra Juang, maupun pihak pelaksana pekerjaan pagar. (RED)
METROMINI MEDIA
Berani dan Lugas

