Administrasi Calon Perangkat Desa Sondosia Disorot, Warga Ungkap Dugaan Kejanggalan

 


#BIMA, 29 April 2026 — Proses administrasi calon perangkat desa di Desa Sondosia, Kecamatan Bolo, Kabupaten Bima, menuai sorotan tajam dari masyarakat. Sejumlah warga mengungkap adanya dugaan kejanggalan dalam berkas administrasi salah satu calon yang tetap dinyatakan lolos meski telah dilaporkan sebelumnya.

Seorang sumber warga se tempat dalam keterangannya pada Rabu (29/4/2026) menyampaikan dugaan terkait penggunaan dokumen pemalsuan dalam mengajukan syarat pencalonan perangkat desa sondosia yang dinilai tidak sesuai.

“Warga di Sondosia mengetahui, salah satu peserta yang diduga diloloskan panitia bernama Imran ini disebut tidak pernah bersekolah, namun terdapat seorang warga yang telah meninggal dunia di desa yang sama atas nama Husni Abidin di RT 03 Desa Sondosia. Ijazah dari yang bersangkutan (Husni, red) diduga digunakan oleh Imran,” ungkapnya.

Warga juga menyoroti sikap panitia seleksi yang dinilai tidak merespons laporan yang telah disampaikan.

“Sudah dilaporkan, tapi tetap diloloskan administrasinya. Ini yang membuat kami bertanya-tanya soal mekanisme seleksinya,” lanjut sumber tersebut.

Upaya klarifikasi yang dilakukan warga juga disebut mengalami hambatan. Saat mencoba mengonfirmasi data ke SMPN 2 Bolo, pihak yang ingin ditemui tidak berada di tempat. Bahkan, ketika warga hendak menyampaikan protes langsung di kantor desa, mereka mengaku dilarang.

“Kami sudah coba konfirmasi ke SMP, tapi tidak bisa ditemui. Saat ingin protes di desa, malah dilarang oleh kepala desa,” ujarnya.

Di sisi lain, pihak SMPN 2 Bolo disebut merasa dirugikan atas mencuatnya persoalan ini, karena nama institusi pendidikan ikut terseret dalam polemik yang belum memiliki kejelasan resmi.

Situasi ini menimbulkan kekhawatiran publik terkait transparansi dan akuntabilitas proses seleksi perangkat desa di Sondosia.

Masyarakat mendesak agar dilakukan verifikasi ulang secara terbuka dan independen guna memastikan keabsahan seluruh dokumen administrasi calon serta menjaga kepercayaan publik.

"Jika tidak dilakukan verifikasi ulang dan diumumkan Syarat administrasinya. Masalah ini akan kami adukan ke pihak yang berwajib," tegas pemuda asal Sondosia itu.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada klarifikasi resmi dari panitia seleksi maupun pemerintah Desa Sondosia terkait tudingan tersebut.

Kepala Desa Syamsul yang dikonfirmasi melalui nomor whatsappnya siang ini. Walau laporan terkirim, namun tak merespon pesan permintaan tanggapan yang disampaikan redaksi Media Metromini.(#RED/AI/Mawardy)


📷: Dok. Metromini Media/AI

#Sondosia #Bima #PerangkatDesa #DugaanIjazah #Transparansi #BeraniDanLugas

Related

Politik dan Hukum 5409180227399088992

Posting Komentar

Silahkan berkomentar secara bijak dan sesuai dengan pembahasan tulisan.

emo-but-icon

IKLAN STIE BIMA

 


FANSPAGE METROMINI

METROMINI VIDEO



Arsip Blog

Ikuti Tweet Metromini

item