Wakil Bupati Lombok Barat Nurul Adha Diperiksa KPK di Kantor BPKP NTB
MATARAM | Kamis, 13 Agustus 2026 — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan pemeriksaan terkait perkara dugaan korupsi yang menjerat Bupati Lombok Barat nonaktif, Lalu Ahmad Zaini (LAZ).
Kali ini, Wakil Bupati Lombok Barat Hj. Nurul Adha menjalani pemeriksaan oleh penyidik KPK di Kantor Perwakilan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) NTB, Kamis (13/8/2026).
Berdasarkan informasi yang dilansir Lombok Post, Nurul Adha tiba sekitar pukul 10.00 WITA menggunakan kendaraan pribadi. Ia kemudian langsung memasuki ruangan pemeriksaan yang dipinjam KPK di Kantor BPKP NTB.
Saat ditanya apakah pemeriksaan tersebut berkaitan dengan kasus operasi tangkap tangan (OTT) KPK terhadap Bupati Lombok Barat nonaktif Lalu Ahmad Zaini, Nurul Adha memberikan respons dengan menganggukkan kepala sambil tersenyum.
Kabid Umum BPKP Perwakilan NTB, Temmy Pratama, membenarkan bahwa KPK menggunakan fasilitas gedung BPKP NTB untuk melaksanakan pemeriksaan.
“KPK datang meminjam gedung BPKP untuk melaksanakan pemeriksaan,” demikian keterangan yang dikutip dari pemberitaan Lombok Post.
Pemeriksaan terhadap Nurul Adha menjadi bagian dari rangkaian pendalaman perkara yang sebelumnya telah membawa Lalu Ahmad Zaini bersama dua pihak lainnya ke dalam pusaran penyidikan KPK.
Dalam perkara tersebut, KPK telah menetapkan Lalu Ahmad Zaini (LAZ), Direktur Utama PT Air Minum Giri Menang (AMGM) Sudirman, serta Direktur Utama PT Meconel Sistim Instrument (MSI) Alvonsus Gani (ALG) sebagai tersangka.
KPK sebelumnya mengungkap dugaan korupsi yang berkaitan dengan benturan kepentingan dalam pengadaan barang dan jasa, suap serta gratifikasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lombok Barat. KPK juga menyebut perkara tersebut berkaitan dengan sejumlah paket proyek di Lombok Barat.
Pemeriksaan terhadap Wakil Bupati Lombok Barat ini tentu menjadi perhatian publik. Terlebih, posisi Nurul Adha sebagai orang nomor dua di Lombok Barat membuat keterangannya dinilai penting untuk membantu penyidik mengurai rangkaian peristiwa dan dugaan praktik korupsi yang sedang ditangani KPK. (RED)
SUMBER: Lombok Post Online | Kamis, 13 Agustus 2026
METROMINI MEDIA — BERANI & LUGAS

