Jejak Unggahan Wali Kota dan Promosi Kepala Sekolah: Ada Apa di Balik Karier Ikbal Tanjung?
KOTA BIMA | Kamis, 6 Agustus 2026 - Aktivitas media sosial seorang aparatur di lingkungan pendidikan Kota Bima bernama Ikbal Tanjung menjadi bahan penelusuran Metromini Media. Sejumlah tangkapan layar akun Facebook atas nama tersebut memperlihatkan intensitas unggahan yang menampilkan maupun menyebut Wali Kota Bima, Arahman Abidin.
Sorotan menjadi semakin menarik setelah muncul informasi yang diterima Metromini Media bahwa Ikbal kemudian memperoleh promosi sebagai kepala sekolah di salah satu SD negeri di Kota Bima.
Apakah promosi tersebut murni berdasarkan kompetensi dan prosedur administratif, atau terdapat faktor lain? Metromini Media belum menemukan bukti yang dapat menyimpulkan adanya hubungan antara aktivitas dukungan di media sosial dengan pengangkatan seorang guru tersebut. Namun, rangkaian fakta yang terlihat layak diuji secara terbuka.
JEJAK DIGITAL: WALI KOTA BERULANG KALI DIPUBLIKASIKAN
Berdasarkan tangkapan layar yang dihimpun Metromini Media, akun Facebook Ikbal Tanjung berulang kali mempublikasikan aktivitas Arahman Abidin.
Pada unggahan 8 Juli, misalnya, akun tersebut menulis mengenai kehadiran Wali Kota Bima di Tanjung dan menyebutnya dengan sapaan “Aji Arahman Abidin”
Kemudian pada 12 Juli, akun tersebut kembali mengunggah materi terkait Wali Kota dengan tulisan:
"Ayo, Para Ayah! Aji Wali Arahman Abidin.. Sukseskan Gerakan Ayah Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah.”
Unggahan lain pada 20 Juli bahkan memuat kalimat:
“Semangat & Tersenyum selalu Aji Wali Arahman Abidin Pendukung Setia Spanyol.”
Akun yang sama kembali mempublikasikan kegiatan pada 25 Juli, sementara tangkapan layar terbaru memperlihatkan unggahan mengenai kehadiran Wali Kota dalam kegiatan HUT Pramuka ke-81 tahun 2026.
Ada pula unggahan yang menampilkan kehadiran Arahman Abidin pada pembukaan turnamen bola voli di Kelurahan Dara dengan tagar #BISA.
Rangkaian unggahan tersebut memperlihatkan bahwa figur Wali Kota cukup dominan dalam sejumlah publikasi akun tersebut.
PROMOSI JABATAN IKUT MENJADI SOROTAN
Di tengah jejak digital tersebut, Metromini Media memperoleh informasi bahwa Ikbal Tanjung telah mendapatkan promosi sebagai kepala sekolah.
Informasi mengenai promosi inilah yang perlu diuji lebih jauh melalui dokumen resmi: kapan SK diterbitkan, siapa yang menetapkan, sekolah tempat tugas sebelumnya, berapa lama masa kerjanya, serta mekanisme apa yang digunakan hingga yang bersangkutan dinyatakan memenuhi persyaratan menjadi kepala sekolah.
Metromini Media menegaskan, aktivitas seseorang mengunggah kegiatan kepala daerah tidak dengan sendirinya membuktikan adanya transaksi politik ataupun balas jasa jabatan.
Demikian pula promosi sebagai kepala sekolah tidak dapat serta-merta disebut sebagai “jatah” hanya karena seseorang terlihat dekat atau aktif mempublikasikan kepala daerah.
Tetapi ketika pejabat yang dipromosikan berstatus ASN, transparansi proses pengangkatan menjadi penting untuk menjawab kecurigaan publik.
“TIM SUKSES RASA ASN”? HARUS DIBUKTIKAN
Istilah “tim sukses rasa ASN” muncul sebagai penilaian terhadap pola aktivitas tersebut. Metromini Media tidak menempatkan istilah itu sebagai fakta.
Untuk membuktikannya dibutuhkan bukti lebih kuat, terutama aktivitas pada periode sebelum dan selama Pilkada, bukan semata-mata unggahan setelah kepala daerah menjabat.
Jika ditemukan unggahan kampanye, ajakan memilih, penggunaan simbol atau materi pasangan calon, keterlibatan dalam kegiatan pemenangan, ataupun bukti lain ketika yang bersangkutan berstatus ASN, persoalannya akan berbeda dan dapat menjadi bahan pengujian terhadap ketentuan netralitas ASN.
Sebaliknya, apabila unggahan hanya merupakan dokumentasi kegiatan pemerintahan setelah kepala daerah menjabat, konteks hukumnya juga berbeda.
Konfirmasi juga perlu diarahkan kepada Dinas Pendidikan dan BKPSDM Kota Bima, termasuk meminta penjelasan apakah seluruh prosedur pengangkatan telah dijalankan serta apakah terdapat calon lain yang mengikuti proses yang sama.
Ikbal Tanjung sendiri harus memperoleh ruang yang proporsional untuk menjelaskan apakah unggahan-unggahan mengenai Arahman Abidin merupakan pilihan pribadi, bagian dari publikasi kegiatan pemerintahan, atau memiliki konteks lainnya.
Wali Kota Bima atau Pemerintah Kota Bima juga perlu diberi kesempatan menjawab pertanyaan paling mendasar: adakah hubungan antara kedekatan personal maupun dukungan politik seseorang dengan promosi jabatan di lingkungan pendidikan Kota Bima?
Sampai bukti tersebut diperoleh, Metromini Media tidak menyimpulkan telah terjadi politik balas jasa.
Namun satu hal layak ditagih publik: promosi jabatan kepala sekolah harus dapat dipertanggungjawabkan berdasarkan kompetensi, persyaratan, rekam jejak dan prosedur, bukan kedekatan dengan kekuasaan. (RED)
METROMINI MEDIA
Berani & Lugas

