Heboh di Lambu, Disebut Sejumlah Kepala Sekolah Ajukan Pengunduran Diri, Isu Mutasi dan Kekecewaan terhadap Pemkab Bima Mencuat


BIMA | Senin, 3 Agustus 2026 - Jagat media sosial di Kabupaten Bima diramaikan informasi mengenai dugaan pengunduran diri sejumlah kepala sekolah dasar di Kecamatan Lambu. Informasi tersebut salah satunya disampaikan melalui unggahan akun Facebook Herlyn Fabhil, yang mengaitkan langkah tersebut dengan dinamika kebijakan pemerintahan Kabupaten Bima.

Dalam unggahan yang dilihat Metromini Media, Herlyn Fabhil menulis bahwa “kurang lebih 5 orang kepala sekolah” di Kecamatan Lambu disebut secara serentak mengundurkan diri. Unggahan tersebut juga memuat kritik keras terhadap kebijakan pemerintahan Bupati Bima Ady Mahyudi serta menyebut adanya kekecewaan di kalangan birokrasi.

Namun, Metromini Media menegaskan bahwa klaim mengenai lima kepala sekolah yang mengundurkan diri tersebut masih berupa informasi dari media sosial dan perlu dikonfirmasi kepada Dinas Pendidikan, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bima serta masing-masing kepala sekolah yang disebut mengajukan pengunduran diri.

SURAT PENGUNDURAN DIRI BERTANGGAL 31 JULI 2026

Unggahan tersebut turut menampilkan foto sebuah surat dengan perihal “Pengunduran Diri dari Jabatan Kepala Sekolah” yang ditujukan kepada Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bima.

Dalam bagian surat yang masih dapat terbaca, pihak yang menandatangani surat menyatakan mengajukan permohonan pengunduran diri sebagai kepala sekolah SD. Surat tersebut mencantumkan rujukan pada Keputusan Bupati Bima Nomor 821.2/440/07 Tahun 2026.

Pada bagian bawah dokumen tercantum lokasi dan tanggal “Lambu, 31 Juli 2026”. Identitas, NIP serta beberapa bagian lainnya pada dokumen yang beredar tampak diburamkan sehingga Metromini Media belum dapat memastikan siapa kepala sekolah yang menandatangani surat tersebut.

Dokumen itu setidaknya menunjukkan adanya surat yang diklaim sebagai permohonan pengunduran diri. Akan tetapi, keberadaan satu dokumen tersebut belum cukup untuk membuktikan klaim bahwa sekitar lima kepala sekolah telah mengundurkan diri secara bersamaan.

DIKAITKAN DENGAN KEBIJAKAN PEMERINTAHAN

Herlyn Fabhil dalam unggahannya secara terbuka mengaitkan persoalan tersebut dengan kepemimpinan Bupati Bima Ady Mahyudi. Ia menilai muncul kekecewaan di Kecamatan Lambu dan menyinggung persoalan penempatan orang dalam birokrasi.

Ia juga menyinggung nama Aditya Ardin serta Fahmin Sahlan dalam unggahan tersebut. Namun, tidak terdapat penjelasan rinci maupun dokumen pendukung dalam tangkapan layar yang dapat membuktikan keterlibatan kedua nama tersebut dalam proses pengunduran diri para kepala sekolah.

Karena itu, pernyataan tersebut harus ditempatkan sebagai pendapat atau tudingan sumber di media sosial, bukan sebagai fakta yang telah terverifikasi.

Unggahan tersebut kemudian mendapat respons warganet. Ketika seorang pengguna Facebook bernama Rafardhan Arif mempertanyakan alasan pengunduran diri, Herlyn Fabhil menjawab, “jawaban ada di pendopo tu.” Komentar lain terlihat mempertanyakan situasi di Lambu serta meminta persoalan tersebut disikapi secara bijak.

DINAS PENDIDIKAN PERLU BERI PENJELASAN

Jika benar terdapat sejumlah kepala sekolah yang secara bersamaan mengajukan pengunduran diri, persoalan tersebut patut mendapat penjelasan resmi karena menyangkut keberlangsungan kepemimpinan dan pelayanan pendidikan di sekolah.

Publik perlu mengetahui berapa sebenarnya kepala sekolah di Kecamatan Lambu yang mengajukan pengunduran diri, alasan masing-masing pengunduran diri, apakah permohonan telah diterima atau disetujui, serta apakah persoalan tersebut berkaitan dengan mutasi atau kebijakan penempatan kepala sekolah.

Metromini Media membuka ruang hak jawab dan klarifikasi kepada Bupati Bima Ady Mahyudi, Dinas Pendidikan Kabupaten Bima, Aditya Ardin, Fahmin Sahlan, para kepala sekolah yang disebut mengundurkan diri, serta pihak-pihak lain yang namanya disebut dalam unggahan tersebut.

Hingga berita ini disusun berdasarkan materi yang diterima redaksi, belum terdapat keterangan resmi dari Pemkab Bima maupun Dinas Pendidikan Kabupaten Bima yang disertakan untuk mengonfirmasi klaim bahwa sekitar lima kepala sekolah di Kecamatan Lambu mengundurkan diri secara serentak. (RED)

SUMBER: Unggahan Facebook Herlyn Fabhil dan tangkapan layar surat pengunduran diri bertanggal 31 Juli 2026, sebagaimana diterima/dilihat Metromini Media | Senin, 3 Agustus 2026.

REDAKSI METROMINI MEDIA — Berani & Lugas.

Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url