Bangunan Gedung Rawat Inap Rp35 Miliar RSUD Kota Bima Mulai Tampak, Warga Beri Apresiasi

 

KOTA BIMA | Sabtu, 22 Agustus 2026 — Wajah baru bangunan gedung rawat inap (Renap) RSUD Kota Bima kini mulai tampak. Dari sejumlah foto yang beredar, fisik bangunan terlihat telah mengalami perkembangan signifikan, baik pada bagian eksterior maupun interior.

Proyek pembangunan gedung rawat inap tersebut merupakan salah satu proyek besar di lingkungan Pemerintah Kota Bima dengan total anggaran mencapai sekitar Rp35 miliar.

Meski secara fisik bangunan mulai tampak megah dan sejumlah bagian telah dikerjakan, proyek tersebut diketahui masih dalam masa perpanjangan kontrak melalui adendum. Hingga saat ini, pekerjaan juga disebut belum memasuki tahap Provisional Hand Over (PHO) atau serah terima pertama pekerjaan.

Informasi yang diperoleh Metromini Media menyebutkan, PHO proyek pembangunan gedung rawat inap RSUD Kota Bima tersebut kemungkinan baru akan dilakukan pada akhir Agustus 2026, setelah seluruh pekerjaan yang menjadi kewajiban pelaksana benar-benar diselesaikan dan melalui proses pemeriksaan.

Di tengah proses penyelesaian proyek, penampakan bangunan baru RSUD Kota Bima mendapat beragam respons dari masyarakat. Sejumlah warganet memberikan apresiasi dan berharap fasilitas tersebut segera dapat difungsikan untuk meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat.

Akun Nurhaidah, misalnya, menulis, “MasyaAllah... Alhamdulillah... Harapan kita bersama masyarakat Kota Bima.”

Warganet lainnya, Mahyudin Mas'ud, berharap keberadaan bangunan baru tersebut diiringi dengan perhatian terhadap kebersihan. “Semoga bisa selalu dijaga keindahan dan kebersihannya,” tulisnya.

Komentar senada juga datang dari Aji Redo yang menilai pembangunan tersebut sebagai sesuatu yang patut disyukuri. Sementara Suryati Suryati mengingatkan agar bangunan dan fasilitas yang telah dibangun nantinya dapat dirawat dengan baik.

Namun, perhatian publik kini tidak hanya tertuju pada kemegahan fisik bangunan. Warga juga menaruh harapan agar proyek senilai puluhan miliar rupiah tersebut benar-benar memberikan manfaat maksimal setelah resmi dioperasikan.

Salah seorang warganet, Rahmat Sera Chupenk, bahkan menyinggung harapan agar fasilitas rumah sakit tersebut segera diresmikan dan dapat melengkapi pelayanan kesehatan di Kota Bima.

Pembangunan gedung rawat inap ini diharapkan menjadi penunjang penting bagi RSUD Kota Bima dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Namun demikian, sebelum digunakan secara resmi, proses penyelesaian pekerjaan, pemeriksaan hasil pekerjaan, hingga PHO perlu dilakukan sesuai ketentuan.

Metromini Media menilai, transparansi mengenai progres akhir proyek, hasil pemeriksaan pekerjaan, masa adendum, serta kesiapan gedung sebelum dioperasikan menjadi penting untuk diketahui publik. Sebab, proyek dengan nilai sekitar Rp35 miliar tersebut menggunakan anggaran publik dan diharapkan memberikan pelayanan kesehatan yang benar-benar layak bagi masyarakat.

Kini, masyarakat menunggu satu hal penting: kapan gedung rawat inap baru RSUD Kota Bima benar-benar rampung, menjalani PHO, dan resmi dibuka untuk melayani warga.

SUMBER: Dokumentasi Metromini Media, unggahan Ogie Gagah Attay, dan data Pemerintah Kota Bima.

METROMINI MEDIA — Berani & Lugas

Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url