PKH Jatiwangi Disorot, Warga Mengaku Temukan Penerima Punya Mobil hingga Kios
KOTA BIMA | Sabtu, 22 Agustus 2026 — Penyaluran Program Keluarga Harapan (PKH) di Kelurahan Jatiwangi, Kota Bima, kembali menjadi sorotan. Sejumlah warga mengaku menemukan adanya dugaan ketidaksesuaian data penerima bantuan sosial.
Warga menyebut terdapat sejumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang dalam kehidupan sehari-hari dinilai telah memiliki kondisi ekonomi yang cukup baik. Bahkan, berdasarkan informasi yang beredar, ada penerima bantuan yang disebut memiliki mobil, lahan atau tanah yang cukup luas, hingga kios usaha.
Ironisnya, di tengah dugaan tersebut, warga dengan kondisi ekonomi yang dinilai lebih layak menerima bantuan justru disebut tidak masuk dalam daftar penerima.
“Mereka justru masuk data penerima. Tercatat di desil 1 sampai 4,” kata salah seorang warga yang dikutip dalam informasi yang beredar, Kamis (20/8/2026).
Sorotan terhadap data penerima PKH tersebut juga mendapat tanggapan dari Marwan Bima. Melalui komentarnya di media sosial, Marwan menyebut persoalan tersebut perlu segera ditindaklanjuti secara serius.
“Kalau ada yang tidak beres dengan pekerjaan mereka ini, Hari Senin saya akan menghadap Pak Wali Kota dengan membawa data, biar yang bersangkutan dipanggil,” tulis Marwan.
Informasi mengenai dugaan ketidaksesuaian penerima PKH ini sebelumnya diberitakan media Mbojoinside.com dengan judul “KPM Punya Mobil dan Kios Terdata Penerima PKH di Jatiwangi, Kuli Serabutan Justru Desil 6-10.”
Persoalan ini menjadi perhatian karena penyaluran bantuan sosial seharusnya benar-benar menyasar masyarakat yang memenuhi kriteria dan berada dalam kondisi ekonomi rentan. Jika dugaan tersebut benar, maka diperlukan penelusuran dan pemutakhiran data secara transparan agar bantuan tidak salah sasaran.
Masyarakat berharap pemerintah daerah, khususnya instansi terkait, segera melakukan verifikasi lapangan terhadap data KPM di Kelurahan Jatiwangi. Langkah tersebut dinilai penting untuk memastikan warga yang benar-benar membutuhkan tidak tersisih dari program bantuan.
Metromini Media masih membuka ruang hak jawab dan klarifikasi dari pihak Pemerintah Kota Bima, Dinas Sosial, pemerintah kelurahan, pendamping PKH, maupun pihak terkait lainnya mengenai informasi tersebut.
METROMINI MEDIA — Berani dan Lugas

