Sekolah di Desa Ndawa Diliburkan, Warga Segel Sekolah Protes Pelantikan Kepala Sekolah


BIMA | Selasa, 28 Juli 2026 – Aktivitas belajar mengajar di salah satu sekolah yang berlokasi di Desa Ndawa, Kecamatan Ambalawi, Kabupaten Bima, dilaporkan terhenti setelah pihak sekolah meliburkan kegiatan pembelajaran menyusul aksi penyegelan yang dilakukan oleh warga.

Aksi tersebut merupakan bentuk protes terhadap pelantikan kepala sekolah yang dilaksanakan pada Rabu, 22 Juli 2026 lalu. Warga menilai proses pengangkatan kepala sekolah diduga tidak sesuai dengan ketentuan Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Permendikdasmen) Nomor 7 Tahun 2025 tentang Penugasan Guru sebagai Kepala Sekolah.

Berdasarkan dokumentasi yang diterima Metromini Media, Senin, 27 Juli 2026, aparat kepolisian tampak berada di lokasi untuk mengamankan situasi dan mengupayakan dialog antara pihak sekolah dan masyarakat.

Akibat kondisi yang belum kondusif, pihak sekolah memilih meliburkan kegiatan belajar mengajar demi menjaga keamanan dan keselamatan seluruh warga sekolah. Hingga berita ini diterbitkan, belum ada informasi resmi mengenai kapan proses pembelajaran akan kembali normal.

Di media sosial, persoalan tersebut memunculkan berbagai tanggapan masyarakat. Sebagian mendukung langkah warga agar pemerintah mengevaluasi proses pengangkatan kepala sekolah, sementara sebagian lainnya meminta semua pihak menahan diri dan menunggu penjelasan resmi dari pemerintah.

Dalam unggahan yang beredar juga muncul tudingan mengenai adanya praktik jual beli jabatan. Namun demikian, klaim tersebut masih berupa tuduhan dan belum dapat diverifikasi secara independen serta belum ada pernyataan resmi maupun putusan dari aparat penegak hukum yang membenarkannya.

Metromini Media masih berupaya memperoleh konfirmasi dari Pemerintah Kabupaten Bima, Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bima, BKPSDM Kabupaten Bima, serta pihak sekolah terkait dasar pengangkatan kepala sekolah dan langkah penyelesaian konflik tersebut.

Metromini Media akan memperbarui pemberitaan ini setelah memperoleh keterangan resmi dari seluruh pihak terkait. (RED)

SUMBER: Dokumentasi warga, unggahan media sosial, dan hasil penelusuran Metromini Media.

Redaksi Metromini Media

"Berani & Lugas"



Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url