Sengkarut Utang Puluhan Miliar PT GNE: Publik NTB Desak Kejati dan Polda Usut Pengurus Lama
#MATARAM - Gelombang desakan publik terhadap penegakan hukum di Nusa Tenggara Barat kembali menguat setelah mencuatnya persoalan utang puluhan miliar rupiah yang membelit Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Gerbang NTB Emas (GNE).
Masyarakat mendesak Kejaksaan Tinggi (Kejati) NTB dan Polda NTB segera turun tangan memeriksa jajaran pengurus lama perusahaan pelat merah tersebut.
Berdasarkan data yang dihimpun dari berbagai sumber serta temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), PT GNE disebut menanggung total beban keuangan lebih dari Rp40 miliar.
Beban itu terdiri dari utang kepada lembaga pembiayaan sebesar Rp26,7 miliar, tunggakan pajak tahun 2016–2017 dan 2020 mencapai Rp6 miliar, piutang tak tertagih Rp11,86 miliar, serta kerugian usaha tahun 2024 sebesar Rp3,37 miliar.
Kondisi tersebut memicu sorotan luas karena di tengah krisis keuangan perusahaan, Pemerintah Provinsi NTB diketahui menggelontorkan dana talangan sebesar Rp8 miliar yang bersumber dari APBD atau uang rakyat.
Sejumlah kalangan menilai
persoalan yang menimpa PT GNE bukan semata persoalan bisnis biasa, melainkan akibat lemahnya tata kelola perusahaan selama bertahun-tahun.
Publik menyoroti banyaknya lini usaha yang dijalankan tanpa menghasilkan keuntungan signifikan bagi daerah.
“Ini bukan kesalahan takdir, ini dampak dari tata kelola yang buruk. Pengurus lama pergi meninggalkan utang, sementara rakyat NTB yang harus menanggung bebannya lewat dana APBD,” ujar salah satu sumber masyarakat sipil di Mataram, Senin, 4 Mei 2026 lalu.
Sorotan juga mengarah pada nihilnya kontribusi dividen PT GNE kepada Pemerintah Daerah dalam beberapa tahun terakhir. Padahal, sebagai BUMD, perusahaan tersebut diharapkan menjadi salah satu sumber pendapatan daerah yang menopang pembangunan dan pelayanan publik.
Masyarakat mendesak aparat penegak hukum tidak berhenti pada temuan administratif semata.
Temuan BPK dinilai harus menjadi pintu masuk untuk melakukan penyelidikan lebih mendalam terhadap dugaan penyalahgunaan kewenangan, salah urus, hingga potensi kerugian negara.
“Sudah saatnya aparat memenuhi tugasnya. Jangan biarkan puluhan miliar uang rakyat hilang tanpa pertanggungjawaban yang jelas. Kejati dan Polda NTB harus memeriksa pihak-pihak yang pernah mengelola PT GNE,” tegas sumber tersebut.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak manajemen lama PT GNE terkait berbagai tudingan yang berkembang di tengah masyarakat.
Sementara itu, publik NTB kini menunggu langkah konkret aparat hukum untuk membuka secara terang persoalan yang dinilai telah membebani keuangan daerah tersebut. (#RED/AI/Mawardy)
#SUMBER:
Data temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terkait kondisi keuangan PT Gerbang NTB Emas (GNE)
Himpunan informasi dari masyarakat sipil dan sumber internal di NTB
Olahan redaksi m Media Metromini
📷: Dok. Metromini Media/AI
#MetrominiMedia #BeraniDanLugas #PTGNE #GerbangNTBEmas #SkandalGNE #UtangPTGNE #BUMDNTB #KejatiNTB #PoldaNTB #RakyatNTBMenggugat #SorotanPublik #AuditBPK #KorupsiDaerah #NTB #Mataram #TransparansiPublik #UangRakyat #BeritaNTB




Silahkan berkomentar secara bijak dan sesuai dengan pembahasan tulisan.