Ketua LMND Kota Bima Tuding Ada Dugaan Permainan Pajak MBLB, Ancam Kawal dengan Aksi

KOTA BIMA – Ketua Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) Kota Bima, Rahmat Ardiansyah, menyoroti dugaan persoalan pembayaran Pajak Mineral Bukan Logam dan Batuan (MBLB) pada proyek pengendalian banjir yang dikerjakan PT Waskita Karya bersama perusahaan KSO penyedia material galian C.

Rahmat menilai persoalan tersebut harus dibuka secara transparan kepada publik, termasuk data pembayaran pajak MBLB oleh pihak pelaksana proyek dan perusahaan KSO yang menyediakan material galian C.

“Kami akan mengawal kasus ini melalui aksi-aksi demonstrasi. Kami mendesak Pemerintah Kota Bima untuk membuka secara transparan data pembayaran pajak PT Waskita Karya dan perusahaan KSO penyedia galian C,” tegas Rahmat Ardiansyah, Jumat, 19 Juni 2026.

Ia juga menyampaikan tudingan adanya dugaan keterlibatan pihak tertentu dalam praktik yang menurutnya berpotensi merugikan pendapatan daerah. Namun demikian, dugaan tersebut perlu dibuktikan melalui pemeriksaan dan proses hukum oleh aparat yang berwenang.

LMND Kota Bima mendesak pemerintah daerah, aparat pengawas, dan aparat penegak hukum untuk melakukan penelusuran menyeluruh agar tidak ada potensi kebocoran penerimaan daerah dari sektor pajak MBLB.

Kasus ini masih membutuhkan klarifikasi dari pihak-pihak yang disebut, termasuk PPK terkait, PT Waskita Karya, dan perusahaan KSO penyedia galian C. (RED) 

Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url