Kasat Narkoba Bima Tanggapi Dugaan Keterlibatan Kanit Opsnal Dompu dalam Jaringan Narkoba, Masih Tunggu Hasil Cloning HP

METROMINI MEDIA

Berani & Lugas

BIMA – Kasat Narkoba Polres Bima, IPTU Dediansyah, memberikan tanggapan terkait informasi yang beredar mengenai dugaan keterlibatan seorang anggota kepolisian yang disebut menjabat sebagai Kanit Opsnal di wilayah Polres Dompu dalam perkara narkotika yang tengah ditangani aparat terkait penggrebekan di Kecamatan Sanggar, Minggu, 7 Juni 2026 lalu.

Dalam percakapan WhatsApp yang diterima Metromini Media pada Kamis (12/6/2026), AKP Dediansyah menjelaskan bahwa pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan digital forensik terhadap telepon genggam yang telah diamankan.

"Terkait Kanit Opsnal Dompu itu, kita masih menunggu hasil cloning HP-nya di Polda," tulis IPTU Dediansyah dalam pesannya, Jumat, 12 Juni 2036.

Pernyataan itu disampaikan saat menanggapi pertanyaan mengenai adanya indikasi keterlibatan oknum anggota kepolisian dalam jaringan narkotika yang disebut-sebut beroperasi di wilayah Bima dan Dompu.

Kasat Narkoba juga menjelaskan alasan seorang pria yang disebut sebagai suami dari seorang ibu rumah tangga (IRT) yang diamankan dalam penggerebekan di Kecamatan Sanggar sempat diborgol saat proses penggeledahan berlangsung.

"Itu diamankan karena kita antisipasi jangan sampai ada perlawanan saat kita geledah rumahnya," jelasnya.

Lebih lanjut, ketika ditanya mengenai status Kanit Opsnal yang dimaksud, AKP Dediansyah, SE menyebut yang bersangkutan saat ini masih berada dalam pengawasan internal.

"Sementara di dalam pengawasan Polres Dompu," tulisnya.

Informasi tersebut muncul di tengah sorotan publik terhadap pengungkapan kasus narkotika di Kecamatan Sanggar yang belakangan menjadi perhatian masyarakat. Sejumlah pihak meminta agar proses penyelidikan dilakukan secara transparan dan profesional, termasuk apabila ditemukan keterlibatan oknum aparat penegak hukum.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada pernyataan resmi dari Polres Dompu maupun Polda NTB terkait hasil pemeriksaan digital forensik yang dimaksud. Metromini Media juga masih berupaya memperoleh konfirmasi lebih lanjut dari pihak terkait. (RED)
Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url