Warga Keluhkan Sampah Hasil Pembersihan Drainase Dibiarkan Menumpuk di RT 15 Rabangodu Utara


KOTA BIMA | Senin, 24 Agustus 2026 – Warga RT 15, Kelurahan Rabangodu Utara, Kota Bima, mengeluhkan pekerjaan pembersihan drainase yang diduga tidak dituntaskan dengan baik.

Material berupa sampah, lumpur, tanah, bebatuan hingga ranting yang dikeluarkan dari dalam drainase justru terlihat menumpuk di pinggir saluran dan badan jalan. Kondisi tersebut dikeluhkan warga karena pekerjaan yang dilakukan dinilai belum diselesaikan hingga tahap perapian dan pengangkutan material.

Sejumlah foto yang diterima Metromini Media memperlihatkan tumpukan sampah dan material hasil pengerukan berserakan di sepanjang drainase. Bahkan, sebagian material terlihat berada di sekitar saluran air yang masih menggenang.

Seorang warga yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan mengungkapkan, pekerjaan pembersihan drainase tersebut dilakukan pada Sabtu, 22 Agustus 2026. Namun, hingga sehari setelah pekerjaan dilakukan, material hasil pengerukan disebut masih dibiarkan menumpuk di lokasi.

Warga tersebut mengeluhkan pekerjaan yang dinilai hanya sebatas mengeluarkan material dari dalam drainase tanpa dilanjutkan dengan pembersihan dan pengangkutan.

“Kalau sudah dikerjakan, jangan hanya dikeruk lalu dibiarkan begitu saja di lokasi. Sampah dan lumpurnya harus diangkut juga, jangan sampai dibiarkan seperti itu,” keluh warga kepada Metromini Media, Senin, 24 Agustus 2026.

Menurut warga, kondisi tersebut justru menimbulkan persoalan baru. Material yang semula berada di dalam saluran kini menumpuk di pinggir drainase dan jalan, sehingga mengganggu kebersihan serta pemandangan lingkungan.

Warga berharap pihak yang bertanggung jawab atas pekerjaan tersebut segera kembali ke lokasi untuk merapikan dan mengangkut seluruh sampah serta material sisa pengerukan.

Pembersihan drainase, menurut warga, seharusnya dilakukan secara tuntas. Tidak hanya mengeruk dan mengeluarkan lumpur atau sampah dari dalam got, tetapi juga memastikan seluruh material hasil pengerukan diangkut dan lokasi kembali bersih.

Metromini Media masih berupaya meminta konfirmasi kepada pihak terkait mengenai pelaksanaan pekerjaan pembersihan drainase tersebut, termasuk alasan material hasil pengerukan belum dibersihkan dari lokasi.

Redaksi Metromini Media 

"Berani & Lugas"

Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url