Satu Rumah Panggung di Ndano Nae Ntobo Ludes Terbakar, Warga Harap Korban Diakomodir Program BSPS
KOTA BIMA | Minggu, 23 Agustus 2026 — Musibah kebakaran menghanguskan satu unit rumah panggung di Lingkungan Ndano Nae, Kelurahan Ntobo, Kota Bima, Sabtu, 22 Agustus 2026 siang.
Kobaran api yang membesar dengan cepat melalap bangunan rumah hingga akhirnya ludes terbakar dan rata dengan tanah. Kepanikan warga pun terjadi saat api mulai membara di bagian atap rumah.
“Sudah terbakar rumah!” teriak seorang ibu rumah tangga yang melihat kobaran api semakin membesar di atas rumah.
Peristiwa tersebut membuat pemilik rumah kehilangan tempat tinggal. Berdasarkan informasi yang diperoleh, kebakaran terjadi sekitar pukul 12.59 Wita. Satu rumah warga di RT 18 RW 06, Lingkungan Ndano Nae, Kelurahan Ntobo, dilaporkan terbakar. Api kemudian berhasil dipadamkan setelah petugas pemadam kebakaran melakukan penanganan di lokasi.
Kini, pascakebakaran tersebut, perhatian pemerintah sangat diharapkan bagi korban, terutama untuk memastikan adanya penanganan lanjutan terkait kebutuhan tempat tinggal.
Warga berharap, jika terdapat kuota atau peluang bantuan perumahan melalui Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS), maka korban kebakaran yang kini kehilangan rumah dapat diprioritaskan dan diakomodir.
Apalagi, seorang ibu bernama Hajjah Maryam, yang disebut telah kehilangan tempat tinggal akibat musibah tersebut, membutuhkan perhatian serius dari pemerintah dan instansi terkait.
Kondisi ini mengingatkan pada penanganan rumah warga tidak layak huni dan korban yang membutuhkan bantuan hunian, seperti yang pernah menjadi perhatian melalui program BSPS.
Pemerintah Kota Bima, pemerintah provinsi hingga pemerintah pusat diharapkan dapat hadir memberikan solusi nyata, agar korban kebakaran tidak hanya menerima bantuan darurat, tetapi juga mendapatkan kepastian untuk kembali memiliki tempat tinggal yang layak.
Musibah telah menghanguskan rumahnya. Jangan sampai setelah api padam, harapan korban untuk memiliki tempat berteduh juga ikut padam.
Redaksi Metromini Media
"Berani & Lugas"
