IQBAL VS MORI, PEREBUTAN KETUA KONI NTB 2026–2030 MAKIN MEMANAS
MATARAM | Selasa, 18 Agustus 2026 — Perebutan kursi Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) periode 2026–2030 semakin mengerucut. Dua nama kini menjadi sorotan, yakni petahana Mori Hanafi yang juga Anggota DPR RI Dapil Pulau Sumbawa dan Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal.
Persaingan tersebut memasuki tahapan penting setelah Lalu Muhamad Iqbal menyerahkan berkas pendaftaran sebagai bakal calon Ketua KONI NTB kepada Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP) KONI NTB pada Jumat, 14 Agustus 2026, sekitar pukul 15.35 WITA di Kantor KONI NTB, Mataram.
Sementara itu, Mori Hanafi diketahui telah lebih dahulu mendaftarkan diri sebagai bakal calon pada Selasa, 11 Agustus 2026.
Peta Dukungan Mulai Diperebutkan
Kubu Iqbal menyebut telah mendapatkan dukungan dari sejumlah KONI kabupaten/kota serta cabang olahraga (cabor). Di sisi lain, kubu Mori Hanafi juga mengklaim memperoleh dukungan dari sejumlah cabor.
Namun, peta dukungan tersebut masih dinamis. Angka dukungan yang beredar di sejumlah pemberitaan belum dapat diposisikan sebagai hasil akhir karena proses penjaringan dan verifikasi masih berjalan.
Penentuan kandidat dan dukungan yang sah tetap berada dalam mekanisme TPP KONI NTB serta forum Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) KONI NTB.
Sama-Sama Bicara Kondusivitas
Di tengah persaingan tersebut, kubu Mori Hanafi menyerukan agar proses pemilihan berlangsung damai, sportif dan bebas dari intervensi.
Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal juga mengajak insan olahraga NTB menjaga suasana tetap kondusif. Persaingan perebutan kepemimpinan KONI, menurut narasi yang berkembang, diharapkan tidak mengganggu agenda besar pembinaan olahraga NTB.
Pasalnya, NTB bersama Nusa Tenggara Timur (NTT) akan menjadi tuan rumah PON 2028. Karena itu, siapa pun yang nantinya terpilih akan menghadapi pekerjaan besar dalam mempersiapkan atlet dan prestasi olahraga NTB.
Bukan Sekadar Perebutan Jabatan
Kursi Ketua KONI NTB periode 2026–2030 bukan hanya soal siapa yang mendapatkan dukungan terbanyak.
Pemimpin KONI NTB mendatang akan memegang peran strategis dalam mengarahkan pembinaan atlet, koordinasi dengan KONI kabupaten/kota dan cabor, sekaligus mempersiapkan NTB menghadapi berbagai agenda olahraga nasional, terutama PON 2028.
Pertanyaannya kini sederhana, tetapi menentukan:
IQBAL atau MORI?
Siapa yang akhirnya mendapat mandat memimpin KONI NTB untuk periode 2026–2030 akan ditentukan melalui mekanisme organisasi dan Musorprov KONI NTB.
METROMINI MEDIA akan terus mengawal dinamika perebutan kursi Ketua KONI NTB dengan fakta dan informasi yang terverifikasi. (RED)
SUMBER: Radar Lombok
Redaksi Metromini Media
"Berani & Lugas"
