Video Keributan Diduga Libatkan ASN Kabupaten Bima Viral, Suami Bantah Tuduhan Perselingkuhan
KOTA BIMA | Minggu, 12 Juli 2026 – Video yang memperlihatkan keributan antara seorang perempuan yang mengaku sebagai istri sah dengan suaminya bersama seorang aparatur sipil negara (ASN) Pemerintah Kabupaten Bima menjadi perbincangan luas di media sosial.
Peristiwa yang disebut terjadi pada Sabtu, 11 Juli 2026, itu memunculkan berbagai spekulasi setelah rekaman video berdurasi beberapa menit beredar di berbagai platform digital.
Berdasarkan keterangan yang dimuat BimaNtika.net, perempuan bernama Jubaedah mengaku memergoki suaminya berada di dalam sebuah mobil bersama seorang perempuan yang disebut merupakan ASN dan menjabat sebagai Kepala UPT Peternakan Madapangga.
Jubaedah mengaku awalnya melihat perempuan tersebut berada di kawasan Bandara Sultan Muhammad Salahuddin Bima. Karena merasa curiga, ia kemudian mengikuti kendaraan yang ditumpangi hingga tiba di wilayah Kelurahan Sarae, Kota Bima.
Sesampainya di lokasi, Jubaedah mengaku berusaha memastikan keberadaan suaminya di dalam mobil tersebut. Menurut pengakuannya, ia sempat menanyakan keberadaan suaminya kepada seorang anggota DPRD Kabupaten Bima yang berada di sekitar lokasi. Namun, setelah pintu kendaraan berhasil dibuka, ia mengaku menemukan suaminya berada di dalam mobil.
Dalam keterangannya kepada media, Jubaedah juga mengaku sempat terjadi cekcok di lokasi dan menyebut dirinya mengalami dugaan penganiayaan saat berusaha membuka pintu mobil. Hingga berita ini ditulis, belum terdapat keterangan resmi dari aparat penegak hukum mengenai adanya laporan maupun hasil penyelidikan atas dugaan tersebut.
Suami Membantah Tuduhan
Sementara itu, suami Jubaedah, Edy, membantah tuduhan perselingkuhan yang berkembang di tengah masyarakat.
Ia menjelaskan bahwa rumah tangganya dengan sang istri memang sedang dalam proses perceraian di Pengadilan Agama. Menurutnya, gugatan cerai tersebut telah diajukan jauh sebelum video itu viral dan tidak berkaitan dengan kehadiran perempuan lain.
Edy juga menegaskan bahwa perempuan yang berada bersamanya di dalam mobil merupakan rekan kerja yang pernah bertugas di instansi yang sama. Ia membantah memiliki hubungan khusus sebagaimana yang dituduhkan
Selain membantah isu perselingkuhan, Edy juga menepis kabar mengenai dugaan pemalsuan surat izin cerai. Ia menyatakan dokumen tersebut merupakan surat resmi yang diproses sesuai mekanisme administrasi kepegawaian dan telah memperoleh pengesahan dari pejabat berwenang.
Menurutnya, seluruh tahapan administrasi, termasuk proses mediasi yang dipersyaratkan bagi ASN sebelum mengajukan perceraian, telah dijalankan sesuai prosedur.
Menunggu Klarifikasi Resmi
Hingga Minggu, 12 Juli 2026, belum ada pernyataan resmi dari Pemerintah Kabupaten Bima maupun Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Bima terkait polemik yang berkembang di media sosial tersebut.
Demikian pula, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian mengenai adanya laporan dugaan penganiayaan sebagaimana disampaikan oleh pihak istri.
Metromini Media menegaskan bahwa seluruh dugaan yang berkembang dalam perkara ini masih merupakan klaim masing-masing pihak. Kebenaran atas tuduhan tersebut masih memerlukan pembuktian melalui proses hukum maupun klarifikasi dari instansi berwenang. (RED)
SUMBER: BimaNtika.net, dipublikasikan Minggu, 12 Juli 2026.
