Sitti Rohmi Djalilah Soroti Fenomena Live Bar-bar di Media Sosial, Serukan Boikot Konten Negatif dan Pendidikan Karakter
MATARAM | Senin, 20 Juli 2026 - Tokoh perempuan Nusa Tenggara Barat (NTB), Sitti Rohmi Djalilah, menyampaikan keprihatinannya terhadap maraknya fenomena siaran langsung (live) yang dinilai mengandung unsur kekerasan verbal, perilaku tidak pantas, serta konten yang dianggap menyimpang di media sosial.
Dalam pernyataannya yang beredar luas di media sosial, Rohmi menegaskan bahwa fenomena tersebut tidak boleh dianggap sebagai sesuatu yang wajar atau dinormalisasi. Menurutnya, pendidikan karakter harus dimulai dari lingkungan keluarga agar generasi muda memiliki benteng moral dalam menghadapi derasnya arus informasi digital.
Ia juga mengajak masyarakat untuk memboikot tayangan yang dinilai tidak memberikan manfaat dan berpotensi berdampak negatif terhadap anak-anak maupun remaja.
"Jangan memberikan ruang kepada konten yang merusak moral dan etika. Jika masyarakat berhenti menonton, maka ruang bagi konten-konten seperti itu akan semakin sempit," tegasnya.
Selain itu, Rohmi turut mendorong adanya sanksi sosial terhadap pelaku maupun pihak yang terus memproduksi konten yang dinilai meresahkan masyarakat. Menurutnya, langkah tersebut dapat menjadi efek jera sekaligus bentuk kepedulian bersama dalam menjaga ruang digital tetap sehat.
Pernyataan tersebut memicu beragam tanggapan dari warganet. Sebagian mendukung seruan tersebut sebagai upaya melindungi generasi muda dari dampak negatif media sosial. Namun, sebagian lainnya berpandangan bahwa penanganan persoalan konten digital perlu tetap mengedepankan edukasi, penegakan hukum sesuai peraturan yang berlaku, serta penghormatan terhadap hak setiap warga negara.
Fenomena konten siaran langsung yang viral memang menjadi perhatian publik dalam beberapa waktu terakhir. Berbagai pihak menilai diperlukan kolaborasi antara keluarga, masyarakat, pemerintah, platform digital, dan aparat penegak hukum untuk menciptakan ekosistem media sosial yang lebih aman, sehat, dan bertanggung jawab. (RED)
SUMBER: Hailotim
Metromini Media
Berani & Lugas
