Baru Kemarin Mengucap Belasungkawa, Kini Buyung Berpulang: Sopir Ambulans yang Dikenal Humoris Tutup Usia

 


KOTA BIMA | Senin, 20 Juli 2026 – Kabar duka kembali menyelimuti Kota Bima. Uya Bidin (40), yang akrab disapa Buyung, meninggal dunia pada Senin dini hari sekitar pukul 05.00 WITA setelah berjuang melawan penyakit yang dideritanya.

Kepergian Buyung menyisakan kesedihan mendalam. Ironisnya, sehari sebelum mengembuskan napas terakhir, ia masih sempat mengunggah ucapan belasungkawa di akun Facebook pribadinya atas wafatnya seorang sahabat. Tak disangka, kini ucapan duka itu justru berbalik mengiringi kepergiannya.

Buyung merupakan warga asli Kelurahan Serae, Kota Bima. Setelah menikah dengan istrinya, Fitri, ia menetap di Kelurahan Penaraga hingga akhir hayatnya.

Sehari-hari, Buyung bekerja sebagai sopir ambulans yang kerap mengantarkan pasien rujukan dari Bima menuju berbagai rumah sakit di Pulau Lombok. Dedikasinya dalam melayani masyarakat membuatnya dikenal luas oleh banyak kalangan.

Di luar pekerjaannya, Buyung dikenal sebagai pribadi yang ramah, humoris, dan mudah bergaul. Ia juga aktif dalam komunitas Reggae Bima serta memiliki kemampuan olah vokal yang membuatnya akrab di tengah para sahabat dan komunitasnya.

Kepergian pria berusia 40 tahun itu meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, rekan kerja, sahabat, dan masyarakat yang mengenalnya. Sosok Buyung akan dikenang sebagai pribadi sederhana yang selalu menghadirkan semangat dan tawa bagi orang-orang di sekitarnya.

Menurut informasi yang dihimpun, almarhum akan dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum Kelurahan Penaraga pada ba'da Ashar, Senin (20/7/2026).

"Innalillahi wa inna ilaihi raji'un. Semoga Allah SWT mengampuni segala dosa almarhum, melapangkan kuburnya, menerima seluruh amal ibadahnya, serta menempatkannya di sisi orang-orang yang beriman. Aamiin Ya Rabbal 'Alamin." (RED)

METROMINI MEDIA

"Berani & Lugas"

Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url