Polemik Biaya Seragam MAN 1 dan MAN 2 Kota Bima, Kepala MAN 2 yang Juga Plt. Kepala MAN 1: Pengadaan Melalui Koperasi
Salah seorang orang tua siswa baru MAN 1 Kota Bima mengaku biaya yang dibayarkan untuk kebutuhan daftar ulang dan paket seragam siswa laki-laki sebesar Rp1.365.000, bukan Rp2 juta sebagaimana informasi yang beredar.
Menurutnya, pembayaran dapat dilakukan secara tunai maupun dicicil hingga sebelum Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), sementara seragam diambil langsung di sekolah. Orang tua tersebut juga menunjukkan bukti transfer senilai Rp1.365.000 sebagai bukti pembayaran.
Untuk memastikan informasi tersebut, Metromini Media mengonfirmasi langsung kepada Hj. Muslihah, S.Pd., Kepala MAN 2 Kota Bima yang juga menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala MAN 1 Kota Bima.
Dalam keterangannya, Hj. Muslihah menjelaskan bahwa pengadaan seragam dilakukan melalui koperasi, bukan dikelola langsung oleh pihak madrasah.
"Konfirmasi di pihak koperasi sebagai penyedia seragam dimaksud," ujarnya.
Saat ditanya apakah seluruh seragam dibeli melalui koperasi sekolah, Hj. Muslihah menjawab singkat, "Iya."
Ia juga menjelaskan bahwa kuota penerimaan peserta didik baru di kedua madrasah disesuaikan dengan jumlah ruang kelas yang tersedia.
Tahun ajaran ini, MAN 1 Kota Bima menerima 324 siswa, sedangkan MAN 2 Kota Bima menerima 432 siswa.
Sementara itu, ketika ditanya apakah biaya paket seragam di MAN 1 dan MAN 2 sama, Hj. Muslihah belum memberikan penjelasan lebih lanjut. Ia kembali mengarahkan agar konfirmasi mengenai rincian harga dan mekanisme pengadaan seragam dilakukan kepada pihak koperasi sebagai penyedia.
Hingga berita ini diterbitkan, Metromini Media masih menunggu penjelasan resmi dari pengurus koperasi mengenai rincian paket seragam, komponen biaya, dasar penetapan harga, serta mekanisme pengadaan seragam di MAN 1 dan MAN 2 Kota Bima.
Metromini Media juga membuka ruang hak jawab bagi pihak koperasi maupun Kantor Kementerian Agama Kota Bima untuk memberikan penjelasan lebih lanjut agar informasi yang diterima masyarakat tetap berimbang, transparan, dan akurat. (RED)