Krisis Air di Ndanondere Kembali Disorot, Warga Desak Pemerintah Segera Bertindak
BIMA Rabu, 22 Juli 2026 – Persoalan krisis air bersih di Dusun Ndanondere, Desa Bajo, Kabupaten Bima, kembali menjadi perhatian publik setelah beredar tulisan kritis di media sosial yang menggambarkan beratnya perjuangan warga mendapatkan air bersih.
Dalam unggahan tersebut, penulis menilai krisis air bukan sekadar persoalan pelayanan publik, melainkan telah menyentuh hak dasar masyarakat. Kondisi warga yang harus berebut sumber air disebut sebagai cerminan belum optimalnya penyediaan layanan air bersih oleh pemerintah.
Tulisan itu juga mengajak Pemerintah Kabupaten Bima untuk segera mengambil langkah nyata dan tidak hanya berhenti pada penyampaian janji maupun pidato. Menurut penulis, penyediaan air bersih merupakan kewajiban negara yang harus dipenuhi, bukan sekadar bentuk bantuan.
Unggahan tersebut turut menampilkan visual bertema "Krisis Air di Ndanondere" yang menyoroti kondisi kekeringan serta harapan masyarakat agar pemerintah memberikan solusi permanen terhadap persoalan air bersih.
Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari Pemerintah Kabupaten Bima mengenai langkah terbaru yang akan ditempuh untuk mengatasi krisis air di wilayah Ndanondere.
Metromini Media mengingatkan bahwa penyelesaian persoalan air bersih memerlukan data lapangan, perencanaan yang matang, serta kolaborasi antara pemerintah daerah, pemerintah desa, dan masyarakat agar solusi yang diambil benar-benar berkelanjutan. (RED)
SUMBER: Unggahan media sosial Wahyudin Awalid, dipantau Metromini Media | Selasa, 21 Juli 2026.
METROMINI MEDIA – Berani & Lugas
