JALAN RUSAK 16 TAHUN DI PENATOI: DIDUGA DAMPAK PROYEK BWS–JICA, PPK BUNGKAM, WARGA MENJERIT

 


#KOTA BIMA — Warga RT 11 RW 03, Kelurahan Penatoi, Kecamatan Mpunda, kembali mengeluhkan kondisi jalan rusak parah yang telah dibiarkan tanpa perbaikan selama kurang lebih 16 tahun.

Jalan yang menghubungkan tiga kelurahan, yakni Rite, Matakando, dan Penatoi ini merupakan akses vital bagi aktivitas masyarakat. 

Namun hingga kini, janji perbaikan dan pengaspalan (hotmix) dari wali kota sebelumnya tak kunjung terealisasi.

Kondisi tersebut semakin memprihatinkan karena jalan ini menjadi jalur utama bagi para pelajar menuju SMA Negeri 4 dan SMP Negeri 8 Kota Bima.

“Kasihan anak-anak sekolah yang tiap hari harus melewati jalan rusak ini,” ungkap salah satu warga, Kamis, 1 Mei 2026.

Berdasarkan penelusuran lapangan dan pengakuan warga terdampak, kerusakan jalan diduga semakin parah akibat aktivitas proyek normalisasi sungai yang dikerjakan Balai Wilayah Sungai (BWS) Nusa Tenggara I melalui kerja sama dengan Japan International Cooperation Agency (JICA).

Namun ironisnya, hingga kini belum ada kejelasan siapa yang bertanggung jawab atas perbaikan jalan tersebut.

Upaya konfirmasi kepada pihak terkait pun tidak membuahkan hasil. Kepala Proyek dari PT. Brantas Abipraya, belum diketahui lokasi kantor operasionalnya di Kota Bima untuk dikonfirmasi terkait rencana perbaikan jalan karena warga belum memberikan jawaban yang memuaskan.

Sorotan tajam mengarah pada Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) BWS, Nazarudin. Warga menilai, sejak menjabat dalam sejumlah paket pekerjaan besar seperti normalisasi Sungai Paruga, Sungai Penatoi, hingga paket proyek bernilai ratusan miliar pada tahun-tahun sebelumnya yang dikerjakan PT. Waskita, sosok PPK tersebut nyaris tak pernah terlihat di lapangan.

“Sejak jadi PPK di proyek-proyek itu, batang hidung Pak Nazaruddin ini tidak pernah terlihat,” ungkap warga dengan nada geram.

Di sisi lain, Kabid Cipta Karya PUPR Kota Bima, Fahrurozi, mengaku akan berkoordinasi dengan pihak PT Brantas Abipraya terkait rencana rekondisi jalan di Kelurahan Penatoi. 

"Besok kami akan berkoordinasi untuk membahas jalan di Penatoi," ungkap Fahrurozi, Minggu (3/5/2026).

Minimnya respons dan belum adanya tindakan nyata dari pihak terkait dinilai sebagai bentuk ketidaktransparanan serta rendahnya penghargaan terhadap fungsi kontrol publik.

Akibatnya, berbagai persoalan di lapangan, terutama dampak proyek terhadap infrastruktur, tak kunjung menemukan solusi. 

Keluhan warga terkesan diabaikan dan ditanggapi secara apatis.

“Kalau ini dampak proyek, harus ada tanggung jawab. Jangan masyarakat yang terus dirugikan,” tegas warga.

Kekecewaan warga juga ditujukan kepada para wakil rakyat. Mereka berharap anggota DPRD Kota Bima, khususnya dari daerah pemilihan Mpunda yang dinilai tidak memperjuangkan perbaikan jalan tersebut.

Kondisi jalan kembali memburuk setelah hujan pada Jumat malam, 1 Mei 2026, yang memperparah kerusakan dan meningkatkan risiko bagi pengguna jalan.

#Latar Belakang Proyek

Diketahui, proyek yang didanai JICA di Kota Bima berfokus pada penanganan banjir dan pembangunan infrastruktur drainase, termasuk normalisasi sungai utama seperti Sungai Padolo.

Lingkup pekerjaan proyek mencakup normalisasi aliran sungai, pengerukan, pelebaran, serta penguatan tebing sungai guna memitigasi risiko banjir bandang di wilayah Kota Bima.

Dari sisi anggaran, proyek pengendalian banjir ini memiliki nilai yang tidak kecil. Sebagai gambaran, paket pekerjaan serupa dalam skema JICA Package IVB diestimasikan memiliki pagu anggaran sekitar Rp152,6 miliar.

Namun dalam perjalanannya, proyek ini juga sempat disorot akibat keterlambatan progres pekerjaan, sehingga memerlukan pengawasan yang lebih ketat dari berbagai pihak.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada langkah konkret maupun pernyataan resmi yang memastikan kapan jalan rusak di Penatoi akan diperbaiki.

Publik kini menunggu: apakah proyek bernilai ratusan miliar ini juga akan bertanggung jawab atas dampak di lapangan, atau justru membiarkan warga terus menanggung kerugian. (#RED/AI/ Mawardy)


📷: Dok. Metromini Media/AI


#MetrominiMedia

#BeraniDanLugas

#JalanRusakPenatoi

#KotaBima

#Penatoi

#Mpunda

#BWSNTB

#JICAProject

#BrantasAbipraya

#PPKBungkam

#InfrastrukturRusak

#SuaraWarga

#BWSHarusTanggungJawab

#StopAbaiWarga

#ProyekRatusanMiliar

Related

Infrastruktur 5883002150931296236

Posting Komentar

Silahkan berkomentar secara bijak dan sesuai dengan pembahasan tulisan.

emo-but-icon

IKLAN STIE BIMA

 


FANSPAGE METROMINI

METROMINI VIDEO



Arsip Blog

Ikuti Tweet Metromini

item