Drone Ukraina Gempur Rusia, Moskwa hingga Cheboksary Jadi Target Serangan
#MOSKOW - Konflik antara Rusia dan Ukraina kembali memanas. Intensitas serangan dari kedua pihak meningkat tajam dalam beberapa hari terakhir, menandai eskalasi baru dalam perang yang belum menunjukkan tanda mereda.
Pada Selasa, 5 Mei 2026, serangan drone Ukraina dilaporkan menghantam kota Cheboksary. Serangan ini memperlihatkan kemampuan Ukraina menjangkau wilayah yang lebih dalam di Rusia, memperluas medan tempur yang sebelumnya lebih banyak terjadi di garis depan.
Sebelumnya, pada Minggu, 3 Mei 2026, ibu kota Rusia, Moskwa, juga menjadi sasaran. Sebuah apartemen dihantam pesawat tak berawak, menyebabkan sejumlah warga mengalami luka-luka. Insiden tersebut memicu kekhawatiran akan meningkatnya ancaman terhadap wilayah sipil.
Di sisi lain, Rusia terus melancarkan serangan balasan ke Ukraina. Pada Senin, 4 Mei 2026, serangan militer Rusia dilaporkan menewaskan sedikitnya tujuh orang dan melukai lebih dari selusin lainnya.
“Situasi di lapangan semakin memanas, dengan intensitas serangan yang meningkat dari kedua belah pihak,” demikian laporan yang dihimpun dari sumber video VIORY dan AFPTV.
Penggunaan drone dalam konflik ini menjadi bukti pergeseran strategi perang modern—lebih fleksibel, sulit dilacak, dan mampu menembus wilayah strategis lawan.
Hingga kini, konflik yang berlangsung sejak 2022 tersebut terus menelan korban jiwa dan kerusakan infrastruktur. Upaya diplomasi belum menunjukkan hasil signifikan, sementara warga sipil tetap menjadi pihak yang paling terdampak. (#RED/AI/Mawardy)
#SUMBER: VIORY, AFPTV dan KOMPAS
#Global #Perang #DailyNews #SeranganUkraina #SeranganRusia #PerangRusiaUkraina #Rusia #Ukraina #Drone #Senjata #MetrominiMedia #BeraniDanLugas




Silahkan berkomentar secara bijak dan sesuai dengan pembahasan tulisan.