APDM Soroti Proyek Irigasi Tersier dan Sumur Bor di Dompu, Dugaan Mark-Up Mengemuka
#MATARAM — Aliansi Pemuda Dompu Menggugat (APDM) menyoroti pengerjaan proyek irigasi tersier dan sumur bor dalam yang berlokasi di Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat. Proyek tersebut diketahui merupakan pengadaan langsung dari Balai Wilayah Sungai (BWS) Nusa Tenggara I yang tersebar di sejumlah kabupaten/kota di NTB, termasuk Kabupaten Dompu.
Koordinator APDM, Dimas Satria Pratama, menyampaikan adanya dugaan ketidaksesuaian dalam pelaksanaan proyek di lapangan. Menurutnya, indikasi mark-up dalam pengerjaan proyek berpotensi mengarah pada dugaan tindak pidana korupsi yang dapat merugikan keuangan negara.
“Kami menduga proyek irigasi tersier dan sumur bor dalam di Kabupaten Dompu terdapat indikasi mark-up yang berpotensi merugikan keuangan negara,” ujar Dimas Satria Pratama di Mataram, Rabu (6/5/2026).
Ia menegaskan, APDM akan terus mengawal persoalan tersebut dan meminta adanya keterbukaan informasi dari pihak terkait, khususnya mengenai pelaksanaan proyek di puluhan titik yang tersebar di wilayah Kabupaten Dompu.
Menurut Dimas, pihaknya juga berencana menggelar aksi demonstrasi di Kantor Balai Wilayah Sungai Nusa Tenggara I di Mataram dalam waktu dekat sebagai bentuk desakan terhadap transparansi pengerjaan proyek.
“Dalam waktu dekat kami akan melakukan aksi untuk meminta transparansi pengerjaan proyek di puluhan titik di Kabupaten Dompu, serta melaporkannya ke Kejati NTB,” tambahnya.
APDM berharap aparat penegak hukum dan instansi terkait dapat segera melakukan penelusuran terhadap dugaan tersebut guna memastikan pelaksanaan proyek berjalan sesuai aturan dan tidak merugikan masyarakat maupun negara.
Sementara pihak terkait dalam pemberitaan ini masih dikonfirmasi lebih lanjut. (#RED/AI/Mawardy)
📷: Dok. Metromini Media/AI
#MetrominiMedia #BeraniDanLugas #Dompu #NTB #BWSNT1 #APDM #IrigasiTersier #SumurBor #KejatiNTB #TransparansiProyek




Silahkan berkomentar secara bijak dan sesuai dengan pembahasan tulisan.