Dugaan Skandal Perselingkuhan Bupati BBF, dan Mantu Wakil Bupati, "Si Polwan Beberkan 'Dosa' Suami"

 


#KABUPATEN DOMPU - Peristiwa yang menghebohkan warga di Nusa Tenggara Barat berawal dari pemberitaan media Detikntb.com yang mengulas sorotan warganet di media sosial mengenai dugaan skandal moral yang melibatkan elit kekuasaan di Kabupaten Dompu.

Berita detikntb.com mengulas dugaan perselingkuhan Bupati Dompu, Bambang Firdaus (BBF) dengan Istri dari Marga Harun (anak Wakil Bupati Sirajudin, SH). 

Kehebohan kembali gegerkan warga NTB dengan munculnya pengakuan istri Marga Harun (anggota DPRD Provinsi Nusa Tenggara Barat). Nadira Ramayanti yang juga menantu Wakil Bupati Dompu angkat bicara masalah dugaan perselingkuhan Bupati Dompu yang sudan mencuat di media.

Nadira Ramayanti tiba-tiba muncul di pemberitaan media infopertama.com. istri Marga Harun (Anggota DPRD Provinsi Nusa Tenggara Barat) membantah keras bahwa dia memiliki hubungan khusus dengan Bupati Dompu BBF.

Nadira yang berpangkat Bripka dan berprofesi sebagai Polwan di Polda NTB itu memutuskan untuk mengekspos masalah rumah tangganya saat ini. Dia mengklaim, dugaan perselingkuhan yang dilakukan suaminya adalah awal dari masalah yang ada di rumah tangganya saat ini.

Selain soal perselingkuhan, polemik dugaan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) pum mewarnai konflik pernikahan Si Polwan Cantik dengan Seorang Legislator duta PPP di Jalan Udayana, Kota Mataram itu.

Saat ini, perbedaan dan konflik rumah tangga keduanya berujung pada proses perceraian yang sedang berjalan di Pengadilan Agama Kota Mataram.

Kasus ini menarik perhatian luas di wilayah Nusa Tenggara Barat karena melibatkan anggota keluarga pejabat publik di daerah Kabupaten Dompu dan melibatkan anggota DPRD Provinsi NTB.

Kembali ke Nadira Ramayanti (NR). Ia bersuara menanggapi kabar perselingkuhan Bupati Dompu untuk klarifikasi kepada para pihak agar tidak salah paham dalam menilai bahwa wanita di berita perselingkuhan Bupati Dompu adalah dirinyaa.

"Saya memberikan tanggapan agar tidak terjadi kesalahpahaman di tengah masyarakat terkait dengan dugaan perselingkuhan Bupati Dompu yang sudah beredar di sosmed saat ini," ucap.Nadira, dikutip dari infopertama.com, Jum'at, 13 Maret 2026.

Dalam keterangan resminya, Nadira mengaku saat ini sedang menjalani proses perceraian dengan suaminya di Pengadilan Agama Mataram. 

"Sejak bulan November 2025, kami telah hidup terpisah dan tidak lagi tinggal se rumah," ucap Nadira.

Ia mengatakan, kondisi ini adalah persoalan rumah tangga pribadi yang sedang ingin diselesaikan secara hukum. Semoga semua pihak dapat menghormati proses tersebut.

Terkait isu perselingkuhan Bupati Dompu. Nadira mengaku, dia mengenai BBF sekitar bulan Februari 2026. 

Ia sempat berkomunikasi secara elektronik dengan salah satu tim dari Bupati Dompu. Kemudian, ia mendapat nomor WhatsApp Bupati Dompu dan berlanjut dalam komunikasi yang terbatas, berkaitan dengan penyampaian beberapa pandangan serta hal-hal yang diketahui terkait dinamika yang berkembang di tengah masyarakat Kabupaten Dompu saat ini. 

“Hal tersebut saya sampaikan sebagai bagian dari komunikasi yang wajar antara masyarakat dengan kepala daerah dan tidak memiliki maksud ataupun tujuan lain di luar itu,” ungkapnya dalam rilis yang diterima infopertama.com.

Ia mengatakan, pada prinsipnya komunikasi yang terjadi dengan Bupati Dompu hanya berkaitan terkait penyampaian beberapa hal yang ia anggap perlu disampaikan.

“Saya tegaskan bahwa komunikasi tersebut tidak pernah dimaksudkan untuk menyampaikan informasi yang bertujuan menjelekkan ataupun merugikan nama baik pihak manapun,” terangnya.

Ia menegaskan lagi, sebelum komunikasi dengan Bupati Dompu. Secara pribadi, dia tidak memiliki hubungan kedekatan maupun hubungan pribadi dengan Bupati Dompu.

“Komunikasi yang terjadi juga tidak pernah mengarah pada hubungan pribadi maupun hubungan khusus sebagaimana yang dituduhkan oleh beberapa pihak di media sosial,” tegasnya lagi.

Terkait isu rencana pertemuan secara pribadi dengan Bupati Dompu, Nadira Ramayanti mengaku hal itu tidak benar dan tidak pernah ada rencana seperti itu.

Nadira mennelaskan, apabila terdapat potongan percakapan maupun narasi yang beredar di media sosial. Kata dia, hal tersebut tidak menggambarkan keadaan yang sebenarnya. Dan sangat mungkin merupakan informasi yang tidak utuh sehingga menimbulkan penafsiran yang keliru.

“Saya menilai berbagai tuduhan serta narasi yang berkembang di media sosial tersebut sangat merugikan saya secara pribadi sebagai seorang perempuan serta berdampak pada keluarga saya,” cetusnya.

Ia berharap, dengan klarifikasi yang disampaikan ini, dapat menjernihkan pandangan masyarakat terkait dirinya yang tidak ada hubungan khusus dengan Bupati Dompu.

"Kami harap masyarakat dapat menyikapi berbagai informasi yang beredar secara bijak dan tidak mudah mempercayai informasi yang belum tentu asli kebenarannya,"jelas Nadira.

“Saya kembali menegaskan bahwa tidak pernah ada hubungan pribadi atau hubungan khusus antara saya dengan Bupati Dompu,” pungkas Nadira menambahkan.

Nadira beralasan, pihaknya mengekspos keadaan rumah tangganya agar masyarakat tidak mendengar kabar sepihak terkait keadaan hidupnya. 

Akun Sobat Bima Dompu pun ikut merilis prahara rumah tangga anak sosok Polwan berpangkat Bripka di Polda NTB itu, Kamis, 12 Maret 2026 malam.

Akun itu merilis sejumlah persoalan rumah tangga Nadira dan suaminya yang telah lama terjadi.

Kata Nadira, konflik rumah tangganya tidak terjadi secara tiba-tiba. Persoalan dalam rumah tangganya telah berlangsung lama. Sebelumnya, ia pernah rujuk dengan suaminya. 

Namun, setelah rujuk yang disaksikan oleh keluarga besar dari kedua belah pihak, masalah dalam rumah tangganya muncul kembali dan berujung pada proses perceraian yang sedang berlangsung saat ini. 

"Keluarga dari kedua pihak sempat dipertemukan dengan harapan hubungan rumah tangga kami dapat membaik. Namun, berbagai persoalan justru muncul kembali seiring perjalanan waktu," ungkapnya.

Nadira mengungkap dugaan perselingkuhan yang diklaimnya kerap dilakukan oleh suaminya. 

Kata dia, beberapa kali ditemukan indikasi hubungan suaminya dengan Wanita Idaman Lain (WIL) selama pernikahan yang mereka jalani. 

“Saya pernah mendatangi langsung seorang perempuan yang ngakunya akan dijanjikan nikah oleh suami saya,” kata Nadira, dikutip darj status akun Facebook Sobat Bima Dompu, Kamis, 12 Maret 2026.

Kata dia, ia menemukan WIL dari suaminya itu di sebuah hotel di Kota Mataram dan pernah juga di salah satu hotel di Jakarta.

"WIL yang saya temui mengaku dijanjikan nikah. Dan wanita itu tidak tahu kalau Marga Harun telah memiliki istri," ungkapnya. 

Nadira melanjutkan, dugaan adanya hubungan dengan perempuan lain bukan hanya terjadi sekali. 

Ia menegaskan juga, dirinya tidak bermaksud memperkeruh dan menelanjangi keadaan rumah tangganya di ruang publik.

Di sisi lain, Bupati Dompu, BBS sejak mencuat berita dugaan perselingkuhannya, ia tak pernah mau memberikan tanggapan atau klarifikasi resminya baik secara pribadi maupun rilis resmi Pemerintah Kabupaten Dompu. 

Demkian pula dengan Suami Nadira, politisi asal PPP yang dihubungi nomor whatsappnya, belum memberikan tanggapan resmi terkait pengakuan istrinya dalam pemberitaan ini. (RED)


#FOTO: METROMINI/Dok

Link berita terkait:

https://www.facebook.com/share/p/1HuWmmKpCs/

Related

Kabupaten Dompu 4557701238657815488

Posting Komentar

Silahkan berkomentar secara bijak dan sesuai dengan pembahasan tulisan.

emo-but-icon

IKLAN STIE BIMA

 


FANSPAGE METROMINI

METROMINI VIDEO



Arsip Blog

Ikuti Tweet Metromini

item