Tak Hanya Istri Jadi Sekdis, Adik Ipar Jadi Kabag Umum, Menantu Jabat Kabag Prokopim, Sebelumnya Sepupu Diangkat sebagai Kabag PBJ

KOTA BIMA, Rabu, 1 Juli 2026 – Pelantikan 89 pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Bima yang dipimpin Wali Kota Bima, A. Rahman atau Aji Man, terus menjadi perhatian publik. Sorotan muncul karena sejumlah kerabat dekat Wali Kota diketahui menduduki jabatan strategis di lingkungan Pemerintah Kota Bima.

Dalam pelantikan yang berlangsung di Aula Maja Labo Dahu, Rabu (1/7/2026), Wali Kota melantik istrinya, Badrah Ekawati, sebagai Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Bima. Pada pelantikan yang sama, adik iparnya, M. Auwalyah, juga dilantik sebagai Kepala Bagian Umum Setda Kota Bima.

Sorotan publik juga mengarah pada Farhan menantu dari sepupu Wali Kota yang saat ini dipromosi menjabat sebagai Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Kabag Prokopim) Setda Kota Bima. Sebelumnya, sepupu Wali Kota, Irwansyah, juga telah dilantik sebagai Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Setda Kota Bima.

Di sisi lain, perhatian masyarakat juga tertuju pada masih adanya aparatur sipil negara (ASN) yang dinilai memiliki kompetensi, pengalaman, dan rekam jejak yang baik, namun belum memperoleh kesempatan menduduki jabatan yang lebih tinggi. Salah satu yang menjadi sorotan adalah ASN di Bappeda Kota Bima yang disebut telah bergelar doktor (S3), berpangkat Golongan IV/a, dan telah lama mengabdi pada jabatan setingkat eselon IV.

Sejumlah pihak menilai ASN tersebut memiliki kapasitas, integritas, dan pengalaman yang layak dipertimbangkan untuk mengisi jabatan strategis. Mereka berharap proses promosi jabatan di lingkungan Pemerintah Kota Bima benar-benar mengedepankan sistem merit, yaitu berdasarkan kompetensi, kualifikasi, integritas, rekam jejak, dan kinerja, sehingga seluruh ASN memiliki kesempatan yang sama sesuai kemampuan dan prestasinya.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada tanggapan resmi dari Pemerintah Kota Bima terkait sorotan publik mengenai penempatan sejumlah kerabat Wali Kota pada jabatan strategis maupun aspirasi agar promosi jabatan lebih mengedepankan prinsip meritokrasi. (RED)

Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url