Kesaksian Tetangga Ungkap Detik-Detik Tragedi Pasutri di Ambalawi, Kedua Korban Masih Hidu

BIMA, Jumat, 3 Juli 2026 – Peristiwa tragis yang melibatkan pasangan suami istri di Dusun Rite 2, RT 09 RW 04, Desa Rite, Kecamatan Ambalawi, Kabupaten Bima, masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. Hingga berita ini diturunkan, aparat belum mengeluarkan keterangan resmi terkait kronologi maupun motif peristiwa tersebut.

Berdasarkan keterangan Isbandi, tetangga korban, peristiwa bermula ketika warga mendengar teriakan seorang perempuan yang meminta pertolongan dari dalam rumah. Sejumlah warga kemudian mendatangi lokasi dan mendapati pasangan suami istri tersebut sedang berebut pisau kater.

Saat ditemukan, sang istri yang akrab disapa Ina Tau sudah mengalami luka dan bersimbah darah. Warga kemudian berupaya melerai keduanya dan berhasil mengevakuasi korban perempuan ke puskesmas untuk mendapatkan pertolongan medis.

Sebelum dibawa ke fasilitas kesehatan, Ina Tau sempat meminta warga kembali memeriksa kondisi suaminya karena khawatir akan melukai dirinya sendiri. Saat kembali ke dalam rumah, warga menemukan sang suami, Abdollah (sekitar 50 tahun), dalam kondisi terluka, bersimbah darah, dan tidak sadarkan diri. Korban kemudian dievakuasi untuk mendapatkan penanganan medis.

Menurut Isbandi, Abdollah dikenal sebagai pribadi yang baik dan pendiam. Dalam kesehariannya ia bekerja sebagai petani dan lebih banyak menghabiskan waktu di sawah maupun ladang. Belakangan, ia disebut sedang mengalami sakit.

Hingga saat ini, kedua korban masih menjalani perawatan intensif di RSUD Bima. Sementara itu, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan guna memastikan kronologi lengkap, motif, serta penyebab pasti peristiwa tersebut. (RED)

SUMBER: Keterangan Isbandi (tetangga korban) kepada Bimakini, dikutip Bima TV NTB/Bimakini, Jumat, 3 Juli 2026.

Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url