Kadis: Fenomena Wereng Bukan Baru, Ini Siklus Musiman Jagung

 


#KOTA BIMA - Kepala Dinas Pertanian Kota Bima, Abdul Najir, menegaskan bahwa fenomena ini merupakan bagian dari siklus alami dalam ekosistem pertanian jagung.

“Fenomena ini sebenarnya bukan hal baru, melainkan siklus yang selalu terjadi setiap musim tanam jagung. Saat tanaman memasuki fase generatif, sumber makanan wereng berkurang sehingga mereka bermigrasi dan tertarik pada cahaya lampu di permukiman warga,” jelasnya dikutip dari JurnalNTB.com, Sabtu (18/4/2026).

Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak panik menghadapi kondisi tersebut.

“Kami minta masyarakat tetap tenang. Wereng ini tidak berbahaya bagi manusia karena tidak menggigit maupun menularkan penyakit. Kehadirannya hanya sementara dan akan berkurang seiring perubahan kondisi di lahan pertanian,” ujarnya.

Sementara itu, di sektor pertanian, serangan wereng tetap menjadi ancaman serius. 

Selain menghisap cairan tanaman, hama ini juga berperan dalam penyebaran penyakit yang menyebabkan tanaman kerdil, daun menguning, hingga penurunan produksi jagung. (#RED/AI/Agus)


📷: Dok. Metromini Media/AI

#MetrominiMedia

#BeraniLugas

#Wereng

#HamaJagung

#KotaBima

#NTB

#BeritaNTB

#JurnalNTB

#PetaniJagung

#HamaTanaman

#WerengJagung

#DalbulusMaidis

#Pertanian

#InfoPetani

#SeranganHama

#Lingkungan

#FenomenaAlam

#BeritaDaerah

#BimaHariIni

#NTBUpdate

Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url