Mantan Karyawan PDAM Bima Soroti Nasib Hak Gaji, Minta Diakomodasi dalam APBD 2027

BIMA | Jumat, 28 Agustus 2026 — Sejumlah mantan karyawan PDAM Bima kembali menyoroti nasib hak penggajian mereka yang hingga kini belum terselesaikan. Persoalan tersebut menjadi semakin pelik di tengah kondisi perusahaan daerah yang dalam beberapa tahun terakhir dinilai tidak lagi menunjukkan aktivitas perkantoran sebagaimana mestinya.

Seorang mantan karyawan PDAM Bima menggambarkan kondisi tersebut “hidup segan, mati tak mau”. Aktivitas kantor yang sebelumnya berjalan sebagaimana organisasi perusahaan daerah, menurutnya, kini tidak terlihat normal seperti beberapa tahun sebelumnya.

Di tengah kondisi tersebut, para mantan karyawan justru masih menunggu penyelesaian dari Pemkab Bima hak mereka yang telah lama diperjuangkan melalui jalur hukum sudah dimenangkan sampai mempunyai kekuatan hukum yang tetap atau Inkrah.

"Karena keputusan hukum sudah inkrah maka Pemerintah Kabupaten Bima harus memiliki langkah konkret untuk menindaklanjutinya," ujarnya.

Ia secara khusus meminta agar persoalan tersebut dibahas dan dianggarkan dalam KUA-PPAS hingga APBD Kabupaten Bima Tahun Anggaran 2027, sehingga tidak kembali menjadi kewajiban yang menggantung dari tahun ke tahun.

 “Kami berharap dalam pembahasan PPAS dan APBD 2027, pemerintah tidak melupakan hak mantan karyawan yang sudah diperjuangkan bertahun-tahun dan telah memiliki dasar putusan hukum,” ujarnya, Kamis, 27 Agustus 2026.

Menurutnya, pembangunan dan program baru memang penting, tetapi penyelesaian kewajiban pemerintah yang telah memiliki dasar hukum juga tidak boleh dikesampingkan.

“Kalau memang sudah ada keputusan inkracht, jangan dibiarkan tanpa kepastian. Kami hanya meminta hak yang menjadi kewajiban diselesaikan melalui mekanisme anggaran dan ketentuan yang berlaku,” tegasnya.

Ia juga mendesak DPRD Kabupaten Bima ikut mengawal persoalan tersebut dalam pembahasan RAPBD 2027, termasuk meminta penjelasan pemerintah mengenai status dan langkah penyelesaian kewajiban terhadap para mantan karyawan PDAM Bima.

Redaksi Metromini Media 

"Berani & Lugas"

Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url