Warganet Kota Bima Keluhkan Biaya Seragam MIN Tolobali, Minta Transparansi Pengadaan

KOTA BIMA | Selasa, 14 Juli 2026 – Keluhan masyarakat terkait mahalnya biaya seragam sekolah kembali mencuat di media sosial. Kali ini, sorotan datang dari warganet yang membahas besaran biaya seragam di MIN Tolobali, Kota Bima, yang dinilai cukup memberatkan sebagian orang tua siswa.

Dalam kolom komentar media sosial, akun Rahman Hadi menyebut biaya paket seragam di MIN Tolobali mencapai Rp1.085.000 untuk siswa laki-laki dan Rp1.295.000 untuk siswa perempuan.

Komentar tersebut memancing beragam tanggapan. Seorang warganet, Paulina Samir, menilai nominal tersebut tetap terasa berat bagi masyarakat yang memiliki keterbatasan ekonomi.

Sementara itu, Yani Fatimah membandingkan biaya seragam di sekolah swasta tempat anaknya bersekolah di Mataram. Menurutnya, paket seragam di SDIT Abu Hurairah Mataram hanya sekitar Rp760 ribu, sehingga ia mempertanyakan mengapa biaya seragam di sekolah negeri bisa lebih tinggi.

Polemik ini muncul di tengah perhatian publik terhadap praktik pengadaan seragam sekolah. Berbagai regulasi telah mengingatkan agar sekolah tidak mewajibkan pembelian seragam dari penyedia tertentu maupun menjadikan penerimaan peserta didik baru sebagai sarana mencari keuntungan.

Masyarakat berharap Kantor Kementerian Agama Kota Bima dapat memberikan penjelasan mengenai rincian biaya, mekanisme pengadaan, serta dasar penetapan harga seragam di MIN Tolobali. Transparansi dinilai penting agar tidak menimbulkan keresahan dan kesalahpahaman di tengah masyarakat.

Metromini Media akan terus mengawal persoalan ini dan membuka ruang klarifikasi dari pihak MIN Tolobali maupun Kementerian Agama Kota Bima guna memberikan informasi yang berimbang kepada publik. (RED)

(Redaksi Metromini Media | Berani & Lugas)

Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url