Kericuhan Warnai Laga PORPROV XII NTB 2026, Atlet Kota Bima Alami Luka 6 Jahitan
MATARAM | Jumat, 17 Juli 2026 – Pertandingan cabang olahraga sepak bola Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XII NTB 2026 antara Tim Kota Bima melawan Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) yang digelar di GOR 17 Desember, Mataram, pada Rabu (15/7/2026), diwarnai kericuhan yang melibatkan pemain dan ofisial kedua tim.
Insiden tersebut terjadi pada babak penyisihan. Berdasarkan informasi yang dihimpun, keributan bermula dari saling dorong di lapangan yang kemudian berkembang menjadi baku hantam. Petugas keamanan bersama panitia pertandingan bergerak cepat untuk melerai sehingga pertandingan dapat dilanjutkan.
Laga akhirnya berakhir dengan skor imbang 2-2. Namun, insiden tersebut mengakibatkan salah satu atlet Kota Bima mengalami luka serius dan harus menjalani perawatan medis dengan enam jahitan.
Ketua Umum KONI NTB, Mori Hanafi, mengakui terdapat kelemahan dalam sistem pengamanan selama pertandingan berlangsung. Ia menyatakan pihaknya telah melakukan evaluasi menyeluruh serta berkoordinasi dengan Polda NTB guna memperkuat pengamanan pada seluruh rangkaian pertandingan Porprov XII NTB 2026.
Di sisi lain, Askab PSSI Kabupaten Sumbawa Barat menyampaikan kritik terhadap kepemimpinan wasit dan panitia pelaksana. Mereka menilai jalannya pertandingan tidak dipimpin secara profesional dan menganggap sejumlah keputusan wasit memicu meningkatnya tensi di lapangan.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keputusan resmi dari panitia penyelenggara maupun Asprov PSSI NTB terkait sanksi atau diskualifikasi terhadap pihak-pihak yang terlibat dalam insiden tersebut. (RED)
SUMBER: KONI NTB, Askab PSSI Kabupaten Sumbawa Barat, dan laporan pertandingan Porprov XII NTB 2026.
METROMINI MEDIA
"Berani & Lugas"
