Biaya Masuk Madrasah Negeri di Kota Bima Disorot Warganet, Orang Tua Keluhkan Beban Hingga Jutaan Rupiah

 

KOTA BIMA | Rabu, 15 Juli 2026 – Biaya masuk sekolah pada sejumlah madrasah negeri di Kota Bima menjadi sorotan masyarakat setelah ramai diperbincangkan di media sosial. Sejumlah orang tua mengaku harus menyiapkan dana hingga jutaan rupiah untuk kebutuhan awal masuk sekolah, mulai dari seragam, atribut, hingga biaya lainnya.

Dalam unggahan yang ramai dikomentari, beberapa warganet menyebut biaya masuk di jenjang MIN, MTs, dan MA negeri dinilai cukup tinggi. Bahkan ada yang membandingkan besarnya biaya tersebut dengan biaya kuliah.

Salah seorang warganet mengaku anaknya yang bersekolah di sekolah berasrama (boarding school) menghabiskan biaya puluhan juta rupiah, namun seluruh rincian pengeluaran dijelaskan secara terbuka. Sementara itu, warga lainnya menyebut biaya masuk di MTsN sekitar Rp1,2 juta untuk siswi pada tahun lalu.

Komentar lain menyebut sekolah Islam terpadu (SDIT) di Kota Bima sejak lama memang dikenal memiliki biaya pendidikan yang relatif tinggi. Ada pula orang tua yang mengeluhkan masih adanya kewajiban pembayaran uang komite dan iuran tambahan setelah proses pendaftaran.

Terkait MTsN 1 Kota Bima (Padolo), muncul klarifikasi dari salah seorang warganet yang menyebut informasi biaya hingga jutaan rupiah tidak sepenuhnya benar. Menurutnya, biaya seragam untuk siswa laki-laki sekitar Rp880 ribu, sedangkan siswi sekitar Rp1,2 juta karena perlengkapan yang dibutuhkan lebih banyak.

Menanggapi klarifikasi tersebut, Mawardy Agus menyampaikan terima kasih atas informasi yang diberikan dan menjelaskan bahwa unggahan sebelumnya dibuat berdasarkan laporan masyarakat yang meminta agar besaran biaya masuk sekolah ikut diperhatikan.

Perbincangan ini menunjukkan tingginya perhatian masyarakat terhadap transparansi biaya pendidikan di sekolah negeri, khususnya madrasah di bawah Kementerian Agama. Warga berharap setiap komponen biaya dapat disampaikan secara rinci dan terbuka sehingga tidak menimbulkan kesalahpahaman maupun keresahan di tengah masyarakat.

Metromini Media akan berupaya mengonfirmasi langsung kepada pihak Kementerian Agama Kota Bima serta pihak sekolah terkait besaran biaya, dasar penetapan, dan rincian pengeluaran agar masyarakat memperoleh informasi yang akurat dan berimbang. (RED)

(Redaksi Metromini Media – Berani & Lugas)

Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url