Keluhan Warga Soal Penataan Amahami Kembali Mencuat, Trotoar hingga Bangku Taman Dipenuhi Pedagang

 


#KOTA BIMA — Keluhan warga terhadap penataan kawasan Amahami, Kota Bima, kembali mencuat. Aktivitas pedagang yang dinilai semakin meluas hingga ke jalur pejalan kaki disebut mengganggu kenyamanan publik dan merusak estetika kawasan ruang terbuka tersebut.

Seorang warga menyoroti kondisi trotoar yang seharusnya diperuntukkan bagi pejalan kaki, namun kini dipenuhi pedagang yang menggelar tikar dagangan, terutama pada sore hingga malam hari. Akibatnya, pejalan kaki terpaksa turun dari jalur semestinya dan bahkan berjalan di area taman.

“Trotoar itu sebenarnya untuk pejalan kaki atau sudah jadi tempat jualan? Karena masyarakat yang mau jalan kaki justru kesulitan lewat,” ujar warga tersebut, Rabu (6/5/2026).

Selain trotoar, keberadaan bangku taman di kawasan Amahami juga menjadi sorotan. Bangku yang awalnya dipasang agar pengunjung dapat menikmati suasana pantai dan ruang terbuka, dinilai tidak lagi berfungsi optimal karena area di depannya sering dipenuhi tikar dagangan dan pengunjung yang duduk makan. 

“Bangku taman hanya jadi pajangan. Mau duduk juga kadang tidak nyaman karena tertutup pedagang dan pengunjung yang makan di depan bangku,” keluhnya.

Warga menilai kondisi tersebut membuat fasilitas publik di kawasan Amahami kehilangan fungsi utamanya. Bahkan, waktu penggunaan fasilitas itu dianggap tidak efektif baik pagi, siang, maupun malam hari karena situasi lapangan yang dinilai semrawut.

Meski demikian, warga menegaskan kritik tersebut bukan ditujukan untuk melarang masyarakat mencari nafkah. Mereka berharap Pemerintah Kota Bima dapat melakukan penataan yang lebih tertib dan terukur agar aktivitas ekonomi tetap berjalan tanpa mengorbankan fungsi ruang publik.

“Pedagang tetap harus diberi ruang untuk mencari rezeki, tapi pemerintah juga harus hadir menata supaya kawasan Amahami tetap nyaman, indah, dan tertib untuk semua,” tambahnya.

Warga berharap penataan yang baik dapat menciptakan keseimbangan antara aktivitas ekonomi dan fungsi fasilitas umum, sekaligus memperkuat citra Kota Bima sebagai daerah yang ramah bagi masyarakat maupun pengunjung dari luar daerah. (#RED/AI/Mawardy)


#SUMBER: 

Warga kawasan Amahami, Kota Bima, dokumentasi video MATA WARTA TV dan tangkapan layar media sosial yang beredar pada Rabu, 6 Mei 2026.

📷: Dok. Metromini Media/AI

#Amahami #KotaBima #PenataanKota #RuangPublik #PedagangKakiLima #MetrominiMedia #BeraniDanLugas

Related

Berita Kota Bima 640556495104512147

Posting Komentar

Silahkan berkomentar secara bijak dan sesuai dengan pembahasan tulisan.

emo-but-icon

IKLAN STIE BIMA

 


FANSPAGE METROMINI

METROMINI VIDEO



Arsip Blog

Ikuti Tweet Metromini

item