Wereng Mengganas di Kota Bima, Warga Geram: “Masuk Kamar, Bikin Gatal!”

 


#KOTA BIMA — Teror hama wereng kian tak terbendung. Sudah lebih dari sepekan, jutaan serangga ini menyerbu hampir seluruh wilayah Kota Bima dan belum menunjukkan tanda-tanda mereda.

Alih-alih berkurang, jumlah wereng justru makin menggila, bahkan setelah hujan yang mengguyur pada Senin sore (20/4/2026). 

Kondisi ini membuat warga semakin resah—baik di dalam rumah maupun di luar lingkungan permukiman.

Keluhan datang dari berbagai kelurahan. Warga menyebut “nyamuk jagung” itu kini bukan sekadar gangguan, tapi sudah mengganggu kesehatan dan aktivitas sehari-hari.

Salah satu warga, Nas, mengungkapkan keresahannya. Ia mengaku wereng kini sudah masuk hingga ke kamar tidur.

“Kalau hinggap di badan, rasanya gatal sekali,” keluhnya.

Tak hanya itu, warga juga dibuat waswas saat beraktivitas di luar rumah.

Wereng beterbangan di jalanan dan berpotensi masuk ke mata hingga kerongkongan, terutama bagi pengendara tanpa pelindung seperti helm.

Ironisnya, upaya dan pernyataan dari Dinas Pertanian dan Peternakan sebelumnya justru menuai kritik keras. Penjelasan bahwa wereng bersifat musiman dan akan hilang dengan sendirinya dinilai tidak sesuai dengan fakta di lapangan.

“Ini sudah bukan musiman biasa. Ini sudah parah,” ujar warga lainnya dengan nada kesal.

Bahkan, dalam kondisi kamar gelap dan menggunakan kipas angin, wereng tetap mampu menempel di tubuh warga. Situasi ini mempertegas bahwa penanganan yang ada belum efektif.

Keresahan publik kini berubah menjadi tuntutan. Warga mendesak adanya langkah konkret dan cepat dari pemerintah daerah. Jika dalam waktu 7 x 24 jam tidak ada penurunan signifikan, tuntutan mundur terhadap Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan pun mulai menguat.

"Masalah ini bukan lagi gangguan ringan. Ini soal kenyamanan, kesehatan, dan kepercayaan publik terhadap pemerintah," tegas warga Kota Bima. (#RED/AI/Mawardy)


📷: Dok. Metromini Media/AI

#MetrominiMedia #BeraniDanLugas #BimaDaruratWereng #KrisisLingkungan #SuaraWarga

Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url