Wakil Ketua I DPRD Dompu Bantah Terima Surat Aksi, Mahasiswa Klaim Pemberitahuan Sudah Disampaikan
DOMPU – Polemik aksi demonstrasi mahasiswa di Kantor DPRD Kabupaten Dompu terus bergulir. Wakil Ketua I DPRD Dompu, Kurnia Ramadhan, melalui unggahan di media sosial menyampaikan klarifikasi terkait jalannya aksi yang berlangsung pada Senin (29/6/2026).
Dalam keterangannya, Kurnia Ramadhan menyatakan DPRD Dompu tidak pernah menerima surat pemberitahuan aksi dari mahasiswa maupun Surat Tanda Terima Pemberitahuan (STTP) dari Polres Dompu. Ia juga mengaku tidak mengetahui secara pasti agenda aksi, namun menangkap isu yang dibawa berkaitan dengan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa Merah Putih, kenaikan harga BBM non-subsidi, serta persoalan narkoba.
Menurut Kurnia, dirinya bersama Ketua Komisi III H. Iksan, Ketua Bapemperda, dan sejumlah anggota DPRD telah siap menerima mahasiswa untuk berdialog. Namun, ia menyebut massa aksi menolak dialog dan diduga melakukan pengrusakan terhadap fasilitas kantor DPRD.
Pernyataan tersebut kemudian memicu perdebatan di kolom komentar unggahan. Sejumlah warganet mendukung sikap DPRD dan mengecam tindakan yang dinilai anarkis.
Salah satu akun, Jamaludin, menuliskan bahwa aksi demonstrasi tidak boleh berujung pada perusakan fasilitas umum.
"Kita harus lawan demo anarkis dan merusak fasilitas umum," tulisnya.
Namun, pernyataan Wakil Ketua DPRD itu dibantah oleh akun bernama Abyy. Ia mengklaim surat pemberitahuan aksi telah disampaikan sejak Jumat dan diteruskan oleh Intelkam Polres Dompu kepada DPRD.
"Mohon maaf Pak Wakil Ketua, coba lihat kembali surat yang diteruskan teman-teman Intelkam Polres Dompu ke DPRD itu. Pasti ada surat pemberitahuan aksinya karena dari hari Jumat kita masukkan surat aksi," tulis Abyy.
Perbedaan informasi tersebut memunculkan polemik mengenai administrasi pemberitahuan aksi sebelum demonstrasi berlangsung. Hingga berita ini diterbitkan, belum ada klarifikasi resmi dari Polres Dompu terkait klaim penyampaian surat tersebut maupun tanggapan lanjutan dari pihak mahasiswa.
Metromini Media masih berupaya mengonfirmasi seluruh pihak agar informasi yang disampaikan kepada publik tetap akurat, berimbang, dan sesuai fakta.
SUMBER: Unggahan Facebook Sahabat Kurnia Ramadhan beserta tanggapan warganet, Senin, 29 Juni 2026.
