Pelapor ITE Pemilik Dapur SPPG Oi Tui Disorot, Diduga Terkait Masalah SLB di Wera

 


#BIMA – Sorotan publik terhadap masalah laporan atas pelanggaran Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) terhadap seorang Ibu Rumah Tangga di Wera yang melibatkan pemilik dapur SPPG di Oi Tui (pelapor, red) kian meluas. 

Di tengah polemik tersebut, muncul informasi baru yang menyeret nama pelapor ke persoalan lain.

Pelapor yang sebelumnya melaporkan seorang IRT yang memposting menu MBG dalam kritikan sebuah video yang viral di Sosmed. Seolah arah angin berbalik. Kini, pihak pemilik atau Mitra SPPG Oi Tui tersorot dalam dugaan pernah terlibat dalam persoalan pengelolaan Sekolah Luar Biasa (SLB) di Kecamatan Wera, Kabupaten Bima. 

Dugaan tersebut mengarah pada indikasi adanya siswa fiktif dalam sistem administrasi sekolah.

Informasi ini mencuat dari perbincangan publik di media sosial dan menjadi perhatian berbagai kalangan. Bahkan, sejumlah pihak mulai mempertanyakan kredibilitas pelapor dalam kasus yang sedang bergulir saat ini.

Salah satu aktivis menyebutkan bahwa isu ini tidak bisa dipandang sebelah mata. Jika benar terdapat indikasi siswa fiktif, maka persoalan tersebut berpotensi masuk dalam ranah hukum karena berkaitan dengan penggunaan anggaran pendidikan.

“Kalau benar ada siswa fiktif, ini serius. Harus ditelusuri, jangan sampai ada penyalahgunaan anggaran,” ujar seorang warganet di Facebook, Rabu, 15 April 2026 

Sementara itu, sebelumnya Sekretaris DPD I KNPI NTB, Ardiansyah akan membawa persoalan kriminalisasi kritik oleh Mitra Dapur SPPG Oi Tui dalam agenda Rapat Dengar Pendapat di DPRD NTB. 

Desakan terhadap Satuan Tugas MBG maupun Kordinator Wilayah BGN Kabupaten Bina dan Koordintor Regional BGN NTB untuk turun tangan dalam memproses masalah kriminalisasi kritik dan dugaan adanya keterlibatan Mitra SPPG Oi Tui dalam masalah SLB sebelumnya. 

Beberapa pihak bahkan mendorong agar dapur SPPG Oi Tui yang statusnya sedang ditutup sementara kaitan dengan masalah IPAL, tidak boleh dioperasikan hingga seluruh persoalan menjadi jelas.

Di sisi lain, aparat penegak hukum diminta tidak hanya fokus pada laporan ITE semata, tetapi juga menelusuri dugaan persoalan lain yang kini mencuat ke publik.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pelapor terkait dugaan keterlibatannya dalam persoalan SLB di Wera tersebut. Begitu pula dengan instansi terkait yang masih dalam tahap pengumpulan informasi.

Metromini Media menegaskan bahwa seluruh pihak yang disebut dalam pemberitaan ini tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah.

Kasus ini diharapkan akan terus berkembang seiring meningkatnya perhatian publik dan dorongan transparansi dalam penanganan setiap persoalan yang menyangkut kepentingan masyarakat. (#RED/AI/Mawardy)


#BACA JUGA:

Kriminalisasi Kritik? KNPI NTB Murka, Ibu Menyusui di Bima Dilaporkan Usai Soroti Menu MBG

#LINK:

https://www.facebook.com/share/p/1B7wupSzrs/


📷: Dok. Metromini Media/AI

#MetrominiMedia

#BeraniDanLugas

#SPPGOiTui

#KasusITE

#SLBWera

#DugaanSiswaFiktif

#TransparansiPublik

Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url