LAYANAN SAMPAH DI KOTA BIMA DISOROT, WARGA KELUHKAN JADWAL TAK MENENTU
#KOTA BIMA – Layanan pengangkutan sampah di sejumlah wilayah Kota Bima kembali menjadi sorotan. Warga mengeluhkan jadwal pengambilan sampah yang tidak lagi berjalan normal dan cenderung semakin jarang dalam beberapa bulan terakhir.
Warga Perumahan Sambinae, Yayu Junianti Sulaiman, menyebut bahwa mobil sampah yang sebelumnya rutin beroperasi dua kali dalam seminggu kini tidak lagi sesuai jadwal.
“Biasanya dua kali seminggu jalan, tapi sekarang sudah beberapa bulan ini tidak sesuai jadwal. Sekarang cuma datang seminggu sekali bahkan dua minggu sekali,” ujarnya, Senin (20/4/2026).
Ia juga menilai pelayanan terkesan hanya maksimal di awal bulan saat penarikan iuran.
“Gercepnya saat awal bulan bayar iuran saja, selebihnya zonk. Sangat meresahkan,” tambahnya.
Keluhan serupa datang dari warga Jatibaru Timur, Bambang Irawan Bento. Ia mengungkapkan bahwa sebelumnya mobil sampah beroperasi setiap Senin dan Jumat, namun kini frekuensinya menurun drastis.
“Mobil sampah di Jatibaru Timur dulu dua kali seminggu, Senin dan Jumat. Tapi sekarang sudah jarang lagi. Masyarakat kesal, sampai terpaksa buang sampah ke kali,” katanya, ba'da Isya tadi.
Kondisi ini memicu keresahan warga karena berpotensi menimbulkan persoalan lingkungan dan kesehatan.
Minimnya layanan pengangkutan membuat sebagian masyarakat mengambil langkah darurat dengan membuang sampah ke aliran sungai.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai penyebab menurunnya frekuensi layanan pengangkutan sampah tersebut. (#RED/AI/Agus)
📷: Dok. Metromini Media/AI
#KotaBima
#BimaHariIni
#MetrominiMedia
#BeraniDanLugas
#SampahBima
#DLHBima
#PelayananPublik
#KeluhanWarga
#DaruratSampah
#LingkunganHidup
#Sambinae
#JatibaruTimur
#SuaraRakyat
#BimaBersih
#EvaluasiLayanan
