LSM Garuda Indonesia Desak KPK Usut Kasus Korupsi Besar di NTB, Jangan Berhenti pada OTT Lombok Barat

 


MATARAM | Rabu, 22 Juli 2026 – LSM Garuda Indonesia mengapresiasi langkah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap Bupati Lombok Barat. Namun, lembaga tersebut meminta KPK tidak berhenti pada perkara yang dinilai relatif mudah dibuktikan.

Direktur LSM Garuda Indonesia, M. Zaini, mengatakan masyarakat Nusa Tenggara Barat (NTB) kini menunggu keberanian KPK untuk menuntaskan berbagai dugaan korupsi besar yang hingga kini belum menunjukkan kepastian hukum.

Menurutnya, keberhasilan KPK tidak hanya diukur dari banyaknya OTT, tetapi juga dari kemampuannya membongkar praktik korupsi yang terstruktur, menyelamatkan keuangan negara, serta memberikan kepastian hukum terhadap perkara-perkara besar.

LSM Garuda Indonesia juga menyoroti sejumlah dugaan kasus yang masih menjadi perhatian publik di NTB. Di antaranya dugaan penyimpangan penggunaan Belanja Tidak Terduga (BTT) yang disebut bernilai ratusan miliar rupiah, dugaan penyimpangan pengadaan Chromebook di Lombok Timur, hingga dugaan suap yang menyeret sejumlah anggota DPRD NTB.

"Jangan hanya berani menangkap pejabat ketika ada transaksi tunai. Beranilah membongkar korupsi yang merugikan negara ratusan miliar rupiah, meskipun melibatkan aktor-aktor besar. Itulah yang ditunggu masyarakat NTB," tegas M. Zaini.

Ia menambahkan, seluruh perkara harus diproses berdasarkan alat bukti tanpa dipengaruhi jabatan maupun kepentingan politik. OTT di Lombok Barat diharapkan menjadi pintu masuk untuk mengusut berbagai perkara lain yang selama ini menjadi sorotan masyarakat.

"Masyarakat NTB tidak membutuhkan penegakan hukum yang selektif. Yang dibutuhkan adalah keberanian, konsistensi, dan komitmen bahwa tidak ada satu pun pelaku korupsi yang berada di atas hukum," pungkasnya. (RED)

SUMBER: Reportase7.com

MetrominiMedia

Berani & Lugas

Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url