Keluhan Masyarakat Menggunung, Kadis Dikbud NTB Bungkam; Gubernur dan Wakil Gubernur Didesak Segera Bersikap atas Polemik SPMB SMAN 1 Mataram
MATARAM, | Jumat, 17 Juli 2026 – Gelombang keluhan masyarakat terkait pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) di SMAN 1 Mataram terus bermunculan. Berbagai komentar di media sosial berisi pengakuan dan pengalaman warga yang mengaku kecewa terhadap proses penerimaan siswa, mulai dari dugaan perubahan status kelulusan, persoalan administrasi, hingga tudingan adanya perlakuan yang tidak adil.
Sejumlah warganet mengaku pernah mengalami atau mengetahui adanya persoalan serupa pada tahun-tahun sebelumnya. Ada yang menyebut anaknya dinyatakan tidak lulus pada tahap akhir dengan alasan kesalahan pengisian data, sementara peserta lain yang sebelumnya tidak lolos justru diterima. Warganet lainnya juga mempertanyakan transparansi proses penerimaan dan berharap seluruh dugaan tersebut ditelusuri secara terbuka oleh pihak berwenang.
Di tengah ramainya keluhan tersebut, Metromini Media telah mengirimkan permintaan konfirmasi kepada Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Provinsi NTB melalui pesan WhatsApp dengan melampirkan tautan pemberitaan mengenai polemik di SMAN 1 Mataram. Namun, hingga berita ini diterbitkan, belum ada tanggapan yang diberikan.
Kepala SMAN 1 Mataram juga belum memberikan penjelasan resmi atas berbagai pertanyaan yang berkembang di ruang publik.
Sikap diam kedua pihak memicu desakan masyarakat agar Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal Songell dan Wakil Gubernur Indah Dhamayanti Putri segera turun tangan. Masyarakat meminta Pemerintah Provinsi NTB tidak membiarkan polemik ini berlarut-larut tanpa penjelasan maupun langkah penyelesaian yang jelas.
Publik berharap pemerintah provinsi melakukan evaluasi secara menyeluruh terhadap pelaksanaan SPMB apabila ditemukan indikasi pelanggaran, sekaligus memastikan proses penerimaan peserta didik berlangsung sesuai ketentuan, transparan, akuntabel, dan memberikan rasa keadilan bagi seluruh masyarakat.
Hingga berita ini diterbitkan, Kepala SMAN 1 Mataram maupun Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTB belum memberikan tanggapan atas permintaan konfirmasi Metromini Media. Redaksi tetap membuka ruang hak jawab dan akan memuat penjelasan dari seluruh pihak terkait secara proporsional setelah diterima. (RED)
SUMBER: Komentar masyarakat di media sosial, dokumentasi Metromini Media, dan upaya konfirmasi kepada Kadis Dikbud Provinsi NTB (17 Juli 2026).
METROMINI MEDIA
"Berani & Lugas"
